Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

    [
in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
Oleh: O,ong Maryono
SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
PAMUR

Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
Ciri-ciri permaian PAMUR:
- Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
- Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
- Mengurangi gerakan khayal
- Mementingkan rasio atau akal pikiran
- Progresif

Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
METODE PELATIHAN
Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
a. Metode huruf terdiri dari:
1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
2. Ales
3. Masukan
4. Harimau
b. Metode isi terdiri dari:
1. Tangkapan
2. Sambut Pukul
3. Timbalan
4. Pembasmian
c. Metode pelengkap terdiri dari:
1. Patigaman
2. Bunuh diri
3. Coba bunuh
JURUS JURUS
a. Jenis Jurus
1. Dua belas jurus tangan
2. Dua belas jurus tongkat
3. Dua belas jurus pedang
4. Dua belas jurus pecut
b. GERAKAN DASAR
1. Gerak-gerak pendahuluan
2. Macam-macam anfal
3. Gerak masal
Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
TINGKATAN SABUK
Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
a. Dasar /calon anggota
b. Warna putih pemula dengan hak belajar
c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
LAMBANG PERGURUAN
Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
Bentuk daun dengan rincian:
a. dasar hijau
b.keris luk lima
c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
PEDOMAN PERGURUAN
a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
b. Mendidik manusia bersifat kesatria
c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
BUKU YANG SUDAH DICETAK
a. Sejarah PAMUR
b. Metode mengajar
c. Kurikulum PAMUR
d. Jurus Tangan
e. Jurus Tongkat
f. Ales
g. Masukan
h. Sembah dan hormat PAMUR.
Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
Bp.R. HASAN HABUDIN
Jl.Sersan Masrul II/7
Telpon: 0324 – 22307
Pamekasan
Madura
Sumber;
Sejarah PAMUR
Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
Pamekasan Madura.
Interviu
Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

www.silatindonesia.com




Tags: , ,


Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


    - Powered by BING [2014-02-02 16:57]

    Comments are closed.

    Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

    Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

        [
    in English ]

    Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

    Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
    Oleh: O,ong Maryono
    SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
    PAMUR

    Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
    Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
    Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
    Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
    Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
    Ciri-ciri permaian PAMUR:
    - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
    - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
    - Mengurangi gerakan khayal
    - Mementingkan rasio atau akal pikiran
    - Progresif

    Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
    Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
    Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
    KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
    Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
    METODE PELATIHAN
    Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
    a. Metode huruf terdiri dari:
    1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
    2. Ales
    3. Masukan
    4. Harimau
    b. Metode isi terdiri dari:
    1. Tangkapan
    2. Sambut Pukul
    3. Timbalan
    4. Pembasmian
    c. Metode pelengkap terdiri dari:
    1. Patigaman
    2. Bunuh diri
    3. Coba bunuh
    JURUS JURUS
    a. Jenis Jurus
    1. Dua belas jurus tangan
    2. Dua belas jurus tongkat
    3. Dua belas jurus pedang
    4. Dua belas jurus pecut
    b. GERAKAN DASAR
    1. Gerak-gerak pendahuluan
    2. Macam-macam anfal
    3. Gerak masal
    Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
    TINGKATAN SABUK
    Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
    a. Dasar /calon anggota
    b. Warna putih pemula dengan hak belajar
    c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
    d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
    e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
    f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
    g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
    h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
    I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
    J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
    k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
    l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
    m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
    Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
    LAMBANG PERGURUAN
    Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
    Bentuk daun dengan rincian:
    a. dasar hijau
    b.keris luk lima
    c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
    d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
    e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
    PEDOMAN PERGURUAN
    a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
    b. Mendidik manusia bersifat kesatria
    c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
    BUKU YANG SUDAH DICETAK
    a. Sejarah PAMUR
    b. Metode mengajar
    c. Kurikulum PAMUR
    d. Jurus Tangan
    e. Jurus Tongkat
    f. Ales
    g. Masukan
    h. Sembah dan hormat PAMUR.
    Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
    Bp.R. HASAN HABUDIN
    Jl.Sersan Masrul II/7
    Telpon: 0324 – 22307
    Pamekasan
    Madura
    Sumber;
    Sejarah PAMUR
    Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
    Pamekasan Madura.
    Interviu
    Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
    Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

    www.silatindonesia.com




    Tags: , ,


    Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


      - Powered by BING [2014-02-11 02:10]

      Comments are closed.

      Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

      Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

          [
      in English ]

      Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

      Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
      Oleh: O,ong Maryono
      SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
      PAMUR

      Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
      Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
      Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
      Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
      Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
      Ciri-ciri permaian PAMUR:
      - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
      - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
      - Mengurangi gerakan khayal
      - Mementingkan rasio atau akal pikiran
      - Progresif

      Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
      Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
      Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
      KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
      Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
      METODE PELATIHAN
      Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
      a. Metode huruf terdiri dari:
      1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
      2. Ales
      3. Masukan
      4. Harimau
      b. Metode isi terdiri dari:
      1. Tangkapan
      2. Sambut Pukul
      3. Timbalan
      4. Pembasmian
      c. Metode pelengkap terdiri dari:
      1. Patigaman
      2. Bunuh diri
      3. Coba bunuh
      JURUS JURUS
      a. Jenis Jurus
      1. Dua belas jurus tangan
      2. Dua belas jurus tongkat
      3. Dua belas jurus pedang
      4. Dua belas jurus pecut
      b. GERAKAN DASAR
      1. Gerak-gerak pendahuluan
      2. Macam-macam anfal
      3. Gerak masal
      Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
      TINGKATAN SABUK
      Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
      a. Dasar /calon anggota
      b. Warna putih pemula dengan hak belajar
      c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
      d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
      e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
      f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
      g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
      h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
      I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
      J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
      k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
      l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
      m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
      Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
      LAMBANG PERGURUAN
      Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
      Bentuk daun dengan rincian:
      a. dasar hijau
      b.keris luk lima
      c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
      d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
      e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
      PEDOMAN PERGURUAN
      a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
      b. Mendidik manusia bersifat kesatria
      c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
      BUKU YANG SUDAH DICETAK
      a. Sejarah PAMUR
      b. Metode mengajar
      c. Kurikulum PAMUR
      d. Jurus Tangan
      e. Jurus Tongkat
      f. Ales
      g. Masukan
      h. Sembah dan hormat PAMUR.
      Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
      Bp.R. HASAN HABUDIN
      Jl.Sersan Masrul II/7
      Telpon: 0324 – 22307
      Pamekasan
      Madura
      Sumber;
      Sejarah PAMUR
      Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
      Pamekasan Madura.
      Interviu
      Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
      Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

      www.silatindonesia.com




      Tags: , ,


      Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


        - Powered by BING [2014-02-17 00:12]

        Comments are closed.

        Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

        Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

            [
        in English ]

        Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

        Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
        Oleh: O,ong Maryono
        SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
        PAMUR

        Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
        Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
        Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
        Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
        Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
        Ciri-ciri permaian PAMUR:
        - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
        - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
        - Mengurangi gerakan khayal
        - Mementingkan rasio atau akal pikiran
        - Progresif

        Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
        Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
        Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
        KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
        Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
        METODE PELATIHAN
        Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
        a. Metode huruf terdiri dari:
        1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
        2. Ales
        3. Masukan
        4. Harimau
        b. Metode isi terdiri dari:
        1. Tangkapan
        2. Sambut Pukul
        3. Timbalan
        4. Pembasmian
        c. Metode pelengkap terdiri dari:
        1. Patigaman
        2. Bunuh diri
        3. Coba bunuh
        JURUS JURUS
        a. Jenis Jurus
        1. Dua belas jurus tangan
        2. Dua belas jurus tongkat
        3. Dua belas jurus pedang
        4. Dua belas jurus pecut
        b. GERAKAN DASAR
        1. Gerak-gerak pendahuluan
        2. Macam-macam anfal
        3. Gerak masal
        Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
        TINGKATAN SABUK
        Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
        a. Dasar /calon anggota
        b. Warna putih pemula dengan hak belajar
        c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
        d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
        e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
        f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
        g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
        h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
        I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
        J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
        k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
        l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
        m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
        Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
        LAMBANG PERGURUAN
        Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
        Bentuk daun dengan rincian:
        a. dasar hijau
        b.keris luk lima
        c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
        d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
        e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
        PEDOMAN PERGURUAN
        a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
        b. Mendidik manusia bersifat kesatria
        c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
        BUKU YANG SUDAH DICETAK
        a. Sejarah PAMUR
        b. Metode mengajar
        c. Kurikulum PAMUR
        d. Jurus Tangan
        e. Jurus Tongkat
        f. Ales
        g. Masukan
        h. Sembah dan hormat PAMUR.
        Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
        Bp.R. HASAN HABUDIN
        Jl.Sersan Masrul II/7
        Telpon: 0324 – 22307
        Pamekasan
        Madura
        Sumber;
        Sejarah PAMUR
        Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
        Pamekasan Madura.
        Interviu
        Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
        Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

        www.silatindonesia.com




        Tags: , ,


        Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


          - Powered by BING [2014-02-21 05:37]

          Comments are closed.

          Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

          Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

              [
          in English ]

          Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

          Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
          Oleh: O,ong Maryono
          SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
          PAMUR

          Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
          Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
          Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
          Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
          Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
          Ciri-ciri permaian PAMUR:
          - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
          - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
          - Mengurangi gerakan khayal
          - Mementingkan rasio atau akal pikiran
          - Progresif

          Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
          Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
          Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
          KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
          Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
          METODE PELATIHAN
          Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
          a. Metode huruf terdiri dari:
          1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
          2. Ales
          3. Masukan
          4. Harimau
          b. Metode isi terdiri dari:
          1. Tangkapan
          2. Sambut Pukul
          3. Timbalan
          4. Pembasmian
          c. Metode pelengkap terdiri dari:
          1. Patigaman
          2. Bunuh diri
          3. Coba bunuh
          JURUS JURUS
          a. Jenis Jurus
          1. Dua belas jurus tangan
          2. Dua belas jurus tongkat
          3. Dua belas jurus pedang
          4. Dua belas jurus pecut
          b. GERAKAN DASAR
          1. Gerak-gerak pendahuluan
          2. Macam-macam anfal
          3. Gerak masal
          Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
          TINGKATAN SABUK
          Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
          a. Dasar /calon anggota
          b. Warna putih pemula dengan hak belajar
          c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
          d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
          e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
          f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
          g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
          h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
          I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
          J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
          k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
          l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
          m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
          Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
          LAMBANG PERGURUAN
          Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
          Bentuk daun dengan rincian:
          a. dasar hijau
          b.keris luk lima
          c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
          d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
          e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
          PEDOMAN PERGURUAN
          a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
          b. Mendidik manusia bersifat kesatria
          c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
          BUKU YANG SUDAH DICETAK
          a. Sejarah PAMUR
          b. Metode mengajar
          c. Kurikulum PAMUR
          d. Jurus Tangan
          e. Jurus Tongkat
          f. Ales
          g. Masukan
          h. Sembah dan hormat PAMUR.
          Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
          Bp.R. HASAN HABUDIN
          Jl.Sersan Masrul II/7
          Telpon: 0324 – 22307
          Pamekasan
          Madura
          Sumber;
          Sejarah PAMUR
          Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
          Pamekasan Madura.
          Interviu
          Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
          Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

          www.silatindonesia.com




          Tags: , ,


          Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


            - Powered by BING [2014-03-01 00:38]

            Comments are closed.

            Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

            Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                [
            in English ]

            Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

            Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
            Oleh: O,ong Maryono
            SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
            PAMUR

            Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
            Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
            Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
            Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
            Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
            Ciri-ciri permaian PAMUR:
            - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
            - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
            - Mengurangi gerakan khayal
            - Mementingkan rasio atau akal pikiran
            - Progresif

            Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
            Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
            Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
            KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
            Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
            METODE PELATIHAN
            Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
            a. Metode huruf terdiri dari:
            1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
            2. Ales
            3. Masukan
            4. Harimau
            b. Metode isi terdiri dari:
            1. Tangkapan
            2. Sambut Pukul
            3. Timbalan
            4. Pembasmian
            c. Metode pelengkap terdiri dari:
            1. Patigaman
            2. Bunuh diri
            3. Coba bunuh
            JURUS JURUS
            a. Jenis Jurus
            1. Dua belas jurus tangan
            2. Dua belas jurus tongkat
            3. Dua belas jurus pedang
            4. Dua belas jurus pecut
            b. GERAKAN DASAR
            1. Gerak-gerak pendahuluan
            2. Macam-macam anfal
            3. Gerak masal
            Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
            TINGKATAN SABUK
            Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
            a. Dasar /calon anggota
            b. Warna putih pemula dengan hak belajar
            c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
            d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
            e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
            f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
            g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
            h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
            I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
            J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
            k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
            l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
            m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
            Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
            LAMBANG PERGURUAN
            Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
            Bentuk daun dengan rincian:
            a. dasar hijau
            b.keris luk lima
            c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
            d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
            e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
            PEDOMAN PERGURUAN
            a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
            b. Mendidik manusia bersifat kesatria
            c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
            BUKU YANG SUDAH DICETAK
            a. Sejarah PAMUR
            b. Metode mengajar
            c. Kurikulum PAMUR
            d. Jurus Tangan
            e. Jurus Tongkat
            f. Ales
            g. Masukan
            h. Sembah dan hormat PAMUR.
            Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
            Bp.R. HASAN HABUDIN
            Jl.Sersan Masrul II/7
            Telpon: 0324 – 22307
            Pamekasan
            Madura
            Sumber;
            Sejarah PAMUR
            Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
            Pamekasan Madura.
            Interviu
            Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
            Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

            www.silatindonesia.com




            Tags: , ,


            Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


              - Powered by BING [2014-03-05 09:42]

              Comments are closed.

              Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

              Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                  [
              in English ]

              Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

              Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
              Oleh: O,ong Maryono
              SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
              PAMUR

              Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
              Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
              Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
              Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
              Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
              Ciri-ciri permaian PAMUR:
              - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
              - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
              - Mengurangi gerakan khayal
              - Mementingkan rasio atau akal pikiran
              - Progresif

              Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
              Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
              Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
              KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
              Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
              METODE PELATIHAN
              Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
              a. Metode huruf terdiri dari:
              1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
              2. Ales
              3. Masukan
              4. Harimau
              b. Metode isi terdiri dari:
              1. Tangkapan
              2. Sambut Pukul
              3. Timbalan
              4. Pembasmian
              c. Metode pelengkap terdiri dari:
              1. Patigaman
              2. Bunuh diri
              3. Coba bunuh
              JURUS JURUS
              a. Jenis Jurus
              1. Dua belas jurus tangan
              2. Dua belas jurus tongkat
              3. Dua belas jurus pedang
              4. Dua belas jurus pecut
              b. GERAKAN DASAR
              1. Gerak-gerak pendahuluan
              2. Macam-macam anfal
              3. Gerak masal
              Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
              TINGKATAN SABUK
              Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
              a. Dasar /calon anggota
              b. Warna putih pemula dengan hak belajar
              c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
              d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
              e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
              f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
              g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
              h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
              I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
              J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
              k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
              l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
              m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
              Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
              LAMBANG PERGURUAN
              Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
              Bentuk daun dengan rincian:
              a. dasar hijau
              b.keris luk lima
              c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
              d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
              e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
              PEDOMAN PERGURUAN
              a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
              b. Mendidik manusia bersifat kesatria
              c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
              BUKU YANG SUDAH DICETAK
              a. Sejarah PAMUR
              b. Metode mengajar
              c. Kurikulum PAMUR
              d. Jurus Tangan
              e. Jurus Tongkat
              f. Ales
              g. Masukan
              h. Sembah dan hormat PAMUR.
              Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
              Bp.R. HASAN HABUDIN
              Jl.Sersan Masrul II/7
              Telpon: 0324 – 22307
              Pamekasan
              Madura
              Sumber;
              Sejarah PAMUR
              Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
              Pamekasan Madura.
              Interviu
              Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
              Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

              www.silatindonesia.com




              Tags: , ,


              Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                - Powered by BING [2014-03-10 22:14]

                Comments are closed.

                Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                    [
                in English ]

                Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                Oleh: O,ong Maryono
                SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                PAMUR

                Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                Ciri-ciri permaian PAMUR:
                - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                - Mengurangi gerakan khayal
                - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                - Progresif

                Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                METODE PELATIHAN
                Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                a. Metode huruf terdiri dari:
                1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                2. Ales
                3. Masukan
                4. Harimau
                b. Metode isi terdiri dari:
                1. Tangkapan
                2. Sambut Pukul
                3. Timbalan
                4. Pembasmian
                c. Metode pelengkap terdiri dari:
                1. Patigaman
                2. Bunuh diri
                3. Coba bunuh
                JURUS JURUS
                a. Jenis Jurus
                1. Dua belas jurus tangan
                2. Dua belas jurus tongkat
                3. Dua belas jurus pedang
                4. Dua belas jurus pecut
                b. GERAKAN DASAR
                1. Gerak-gerak pendahuluan
                2. Macam-macam anfal
                3. Gerak masal
                Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                TINGKATAN SABUK
                Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                a. Dasar /calon anggota
                b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                LAMBANG PERGURUAN
                Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                Bentuk daun dengan rincian:
                a. dasar hijau
                b.keris luk lima
                c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                PEDOMAN PERGURUAN
                a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                BUKU YANG SUDAH DICETAK
                a. Sejarah PAMUR
                b. Metode mengajar
                c. Kurikulum PAMUR
                d. Jurus Tangan
                e. Jurus Tongkat
                f. Ales
                g. Masukan
                h. Sembah dan hormat PAMUR.
                Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                Bp.R. HASAN HABUDIN
                Jl.Sersan Masrul II/7
                Telpon: 0324 – 22307
                Pamekasan
                Madura
                Sumber;
                Sejarah PAMUR
                Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                Pamekasan Madura.
                Interviu
                Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                www.silatindonesia.com




                Tags: , ,


                Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                  - Powered by BING [2014-03-18 20:11]

                  Comments are closed.

                  Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                  Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                      [
                  in English ]

                  Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                  Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                  Oleh: O,ong Maryono
                  SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                  PAMUR

                  Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                  Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                  Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                  Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                  Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                  Ciri-ciri permaian PAMUR:
                  - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                  - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                  - Mengurangi gerakan khayal
                  - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                  - Progresif

                  Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                  Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                  Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                  KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                  Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                  METODE PELATIHAN
                  Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                  a. Metode huruf terdiri dari:
                  1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                  2. Ales
                  3. Masukan
                  4. Harimau
                  b. Metode isi terdiri dari:
                  1. Tangkapan
                  2. Sambut Pukul
                  3. Timbalan
                  4. Pembasmian
                  c. Metode pelengkap terdiri dari:
                  1. Patigaman
                  2. Bunuh diri
                  3. Coba bunuh
                  JURUS JURUS
                  a. Jenis Jurus
                  1. Dua belas jurus tangan
                  2. Dua belas jurus tongkat
                  3. Dua belas jurus pedang
                  4. Dua belas jurus pecut
                  b. GERAKAN DASAR
                  1. Gerak-gerak pendahuluan
                  2. Macam-macam anfal
                  3. Gerak masal
                  Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                  TINGKATAN SABUK
                  Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                  a. Dasar /calon anggota
                  b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                  c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                  d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                  e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                  f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                  g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                  h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                  I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                  J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                  k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                  l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                  m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                  Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                  LAMBANG PERGURUAN
                  Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                  Bentuk daun dengan rincian:
                  a. dasar hijau
                  b.keris luk lima
                  c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                  d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                  e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                  PEDOMAN PERGURUAN
                  a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                  b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                  c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                  BUKU YANG SUDAH DICETAK
                  a. Sejarah PAMUR
                  b. Metode mengajar
                  c. Kurikulum PAMUR
                  d. Jurus Tangan
                  e. Jurus Tongkat
                  f. Ales
                  g. Masukan
                  h. Sembah dan hormat PAMUR.
                  Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                  Bp.R. HASAN HABUDIN
                  Jl.Sersan Masrul II/7
                  Telpon: 0324 – 22307
                  Pamekasan
                  Madura
                  Sumber;
                  Sejarah PAMUR
                  Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                  Pamekasan Madura.
                  Interviu
                  Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                  Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                  www.silatindonesia.com




                  Tags: , ,


                  Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                    - Powered by BING [2014-03-24 21:19]

                    Comments are closed.

                    Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                    Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                        [
                    in English ]

                    Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                    Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                    Oleh: O,ong Maryono
                    SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                    PAMUR

                    Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                    Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                    Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                    Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                    Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                    Ciri-ciri permaian PAMUR:
                    - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                    - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                    - Mengurangi gerakan khayal
                    - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                    - Progresif

                    Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                    Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                    Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                    KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                    Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                    METODE PELATIHAN
                    Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                    a. Metode huruf terdiri dari:
                    1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                    2. Ales
                    3. Masukan
                    4. Harimau
                    b. Metode isi terdiri dari:
                    1. Tangkapan
                    2. Sambut Pukul
                    3. Timbalan
                    4. Pembasmian
                    c. Metode pelengkap terdiri dari:
                    1. Patigaman
                    2. Bunuh diri
                    3. Coba bunuh
                    JURUS JURUS
                    a. Jenis Jurus
                    1. Dua belas jurus tangan
                    2. Dua belas jurus tongkat
                    3. Dua belas jurus pedang
                    4. Dua belas jurus pecut
                    b. GERAKAN DASAR
                    1. Gerak-gerak pendahuluan
                    2. Macam-macam anfal
                    3. Gerak masal
                    Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                    TINGKATAN SABUK
                    Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                    a. Dasar /calon anggota
                    b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                    c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                    d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                    e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                    f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                    g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                    h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                    I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                    J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                    k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                    l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                    m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                    Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                    LAMBANG PERGURUAN
                    Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                    Bentuk daun dengan rincian:
                    a. dasar hijau
                    b.keris luk lima
                    c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                    d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                    e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                    PEDOMAN PERGURUAN
                    a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                    b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                    c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                    BUKU YANG SUDAH DICETAK
                    a. Sejarah PAMUR
                    b. Metode mengajar
                    c. Kurikulum PAMUR
                    d. Jurus Tangan
                    e. Jurus Tongkat
                    f. Ales
                    g. Masukan
                    h. Sembah dan hormat PAMUR.
                    Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                    Bp.R. HASAN HABUDIN
                    Jl.Sersan Masrul II/7
                    Telpon: 0324 – 22307
                    Pamekasan
                    Madura
                    Sumber;
                    Sejarah PAMUR
                    Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                    Pamekasan Madura.
                    Interviu
                    Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                    Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                    www.silatindonesia.com




                    Tags: , ,


                    Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                      - Powered by BING [2014-03-28 10:24]

                      Comments are closed.

                      Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                      Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                          [
                      in English ]

                      Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                      Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                      Oleh: O,ong Maryono
                      SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                      PAMUR

                      Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                      Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                      Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                      Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                      Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                      Ciri-ciri permaian PAMUR:
                      - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                      - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                      - Mengurangi gerakan khayal
                      - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                      - Progresif

                      Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                      Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                      Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                      KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                      Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                      METODE PELATIHAN
                      Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                      a. Metode huruf terdiri dari:
                      1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                      2. Ales
                      3. Masukan
                      4. Harimau
                      b. Metode isi terdiri dari:
                      1. Tangkapan
                      2. Sambut Pukul
                      3. Timbalan
                      4. Pembasmian
                      c. Metode pelengkap terdiri dari:
                      1. Patigaman
                      2. Bunuh diri
                      3. Coba bunuh
                      JURUS JURUS
                      a. Jenis Jurus
                      1. Dua belas jurus tangan
                      2. Dua belas jurus tongkat
                      3. Dua belas jurus pedang
                      4. Dua belas jurus pecut
                      b. GERAKAN DASAR
                      1. Gerak-gerak pendahuluan
                      2. Macam-macam anfal
                      3. Gerak masal
                      Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                      TINGKATAN SABUK
                      Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                      a. Dasar /calon anggota
                      b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                      c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                      d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                      e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                      f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                      g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                      h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                      I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                      J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                      k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                      l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                      m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                      Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                      LAMBANG PERGURUAN
                      Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                      Bentuk daun dengan rincian:
                      a. dasar hijau
                      b.keris luk lima
                      c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                      d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                      e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                      PEDOMAN PERGURUAN
                      a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                      b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                      c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                      BUKU YANG SUDAH DICETAK
                      a. Sejarah PAMUR
                      b. Metode mengajar
                      c. Kurikulum PAMUR
                      d. Jurus Tangan
                      e. Jurus Tongkat
                      f. Ales
                      g. Masukan
                      h. Sembah dan hormat PAMUR.
                      Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                      Bp.R. HASAN HABUDIN
                      Jl.Sersan Masrul II/7
                      Telpon: 0324 – 22307
                      Pamekasan
                      Madura
                      Sumber;
                      Sejarah PAMUR
                      Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                      Pamekasan Madura.
                      Interviu
                      Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                      Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                      www.silatindonesia.com




                      Tags: , ,


                      Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                        - Powered by BING [2014-04-05 13:24]

                        Comments are closed.

                        Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                        Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                            [
                        in English ]

                        Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                        Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                        Oleh: O,ong Maryono
                        SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                        PAMUR

                        Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                        Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                        Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                        Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                        Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                        Ciri-ciri permaian PAMUR:
                        - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                        - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                        - Mengurangi gerakan khayal
                        - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                        - Progresif

                        Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                        Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                        Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                        KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                        Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                        METODE PELATIHAN
                        Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                        a. Metode huruf terdiri dari:
                        1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                        2. Ales
                        3. Masukan
                        4. Harimau
                        b. Metode isi terdiri dari:
                        1. Tangkapan
                        2. Sambut Pukul
                        3. Timbalan
                        4. Pembasmian
                        c. Metode pelengkap terdiri dari:
                        1. Patigaman
                        2. Bunuh diri
                        3. Coba bunuh
                        JURUS JURUS
                        a. Jenis Jurus
                        1. Dua belas jurus tangan
                        2. Dua belas jurus tongkat
                        3. Dua belas jurus pedang
                        4. Dua belas jurus pecut
                        b. GERAKAN DASAR
                        1. Gerak-gerak pendahuluan
                        2. Macam-macam anfal
                        3. Gerak masal
                        Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                        TINGKATAN SABUK
                        Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                        a. Dasar /calon anggota
                        b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                        c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                        d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                        e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                        f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                        g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                        h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                        I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                        J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                        k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                        l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                        m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                        Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                        LAMBANG PERGURUAN
                        Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                        Bentuk daun dengan rincian:
                        a. dasar hijau
                        b.keris luk lima
                        c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                        d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                        e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                        PEDOMAN PERGURUAN
                        a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                        b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                        c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                        BUKU YANG SUDAH DICETAK
                        a. Sejarah PAMUR
                        b. Metode mengajar
                        c. Kurikulum PAMUR
                        d. Jurus Tangan
                        e. Jurus Tongkat
                        f. Ales
                        g. Masukan
                        h. Sembah dan hormat PAMUR.
                        Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                        Bp.R. HASAN HABUDIN
                        Jl.Sersan Masrul II/7
                        Telpon: 0324 – 22307
                        Pamekasan
                        Madura
                        Sumber;
                        Sejarah PAMUR
                        Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                        Pamekasan Madura.
                        Interviu
                        Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                        Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                        www.silatindonesia.com




                        Tags: , ,


                        Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                          - Powered by BING [2014-04-14 17:52]

                          Comments are closed.

                          Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur - Silat Indonesia

                          Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur.

                              [
                          in English ]

                          Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                          Profil Perguruan Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur
                          Oleh: O,ong Maryono
                          SEJARAH BERDIRINYA DAN PERKEMBANGANNYA
                          PAMUR

                          Berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang di masyarakat Madura pada tahun 1950.
                          Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean, Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan. Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan . Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi carok oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang, mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau garam ini.
                          Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
                          Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951 didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan Angkatan Muda Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
                          Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda 7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian. Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus. Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
                          Ciri-ciri permaian PAMUR:
                          - Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
                          - Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
                          - Mengurangi gerakan khayal
                          - Mementingkan rasio atau akal pikiran
                          - Progresif

                          Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru besar.
                          Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
                          Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat di Belanda dan Belgia.
                          KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
                          Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak silat seni, beladiri, olahraga dan mental spirituil.
                          METODE PELATIHAN
                          Pelatihan meliputi: huruf, isi dan pelengkap.
                          a. Metode huruf terdiri dari:
                          1. Jurus tangan, tongkat, pedang dan pecut
                          2. Ales
                          3. Masukan
                          4. Harimau
                          b. Metode isi terdiri dari:
                          1. Tangkapan
                          2. Sambut Pukul
                          3. Timbalan
                          4. Pembasmian
                          c. Metode pelengkap terdiri dari:
                          1. Patigaman
                          2. Bunuh diri
                          3. Coba bunuh
                          JURUS JURUS
                          a. Jenis Jurus
                          1. Dua belas jurus tangan
                          2. Dua belas jurus tongkat
                          3. Dua belas jurus pedang
                          4. Dua belas jurus pecut
                          b. GERAKAN DASAR
                          1. Gerak-gerak pendahuluan
                          2. Macam-macam anfal
                          3. Gerak masal
                          Dan banyak lagi gerakan dan jurus jurus gerakan yang dapat diubah dan tidak dapat diubah
                          TINGKATAN SABUK
                          Tingkatan sabuk yang disahkan pada tahun 1965 sebagai berikut:
                          a. Dasar /calon anggota
                          b. Warna putih pemula dengan hak belajar
                          c. Warna kuning/taruna I dan II dengan hak peraga
                          d. Warna merah /taruna III dengan hak praktek terpimpin
                          e. Warna Hijau /madya dengan hak praktek
                          f. Warna biru/ dewasa dengan hak mengajar dasar putih
                          g. Warna hitam putih/wredha I dengan hak mengajar taruna I,II dan III
                          h. Warna hitam-kuning /wredha II dengan hak kontrol
                          I. Warna hitam-merah/wredha III dengan hak kontrol
                          J. Warna hitam-hijau /wredha IV dengan hak cipta
                          k. Warna hitam-biru/pendekar madya dengan hak musyawarah
                          l. Warna hitam/pendekar dengan hak memutuskan
                          m. Warna putih kabur/pendekar tunggal
                          Kenaikan tingkat dapat dilakukan setiap enam bulan sekali, apabila mampu.
                          LAMBANG PERGURUAN
                          Lambang di ciptakan oleh pendiri pada tahun 1952 dengan rincian sebagai berikut:
                          Bentuk daun dengan rincian:
                          a. dasar hijau
                          b.keris luk lima
                          c. sebelah kanan terdapat padi berjumlah 17 butir
                          d. sebelah kiri terdapat kapas berjumlah delapan
                          e. padi dan kapas diikat oleh pita merah.
                          PEDOMAN PERGURUAN
                          a. Mendidik manusia ber Pancasila sejati
                          b. Mendidik manusia bersifat kesatria
                          c. mendidik manusia patuh pada catur sakti yaitu: Ibu ,Bapak Guru dan Ratu(Pemerintah)
                          BUKU YANG SUDAH DICETAK
                          a. Sejarah PAMUR
                          b. Metode mengajar
                          c. Kurikulum PAMUR
                          d. Jurus Tangan
                          e. Jurus Tongkat
                          f. Ales
                          g. Masukan
                          h. Sembah dan hormat PAMUR.
                          Sekiranya pembaca berminat dan ingin tahu banyak tentang PENCAK SILAT PAMUR dapat menghubungi langsung kepada Guru Besar PAMUR.
                          Bp.R. HASAN HABUDIN
                          Jl.Sersan Masrul II/7
                          Telpon: 0324 – 22307
                          Pamekasan
                          Madura
                          Sumber;
                          Sejarah PAMUR
                          Hasil Rapat Kerja PENCAK SILAT PAMUR 1994
                          Pamekasan Madura.
                          Interviu
                          Bp.R.Hasan Habudin 1994 di Pamekasan
                          Bp.Agus Purnomo 1994 di Surabaya

                          www.silatindonesia.com




                          Tags: , ,


                          Artikel Pencak Silat Angkatan Muda Rasio Pamur yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                            - Powered by BING [2014-04-18 06:20]

                            Comments are closed.