Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

    [
in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

Sejarah Singkat

Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

(YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

~ 0 ~

Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.
Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

DKI Jakarta

Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

Sekretariat DKI Jakarta
Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
Telp.(021) 8001089-80878452
Fax : (021) 8095926

Pusat perguruan
Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
Tlp 031-982100-981811
Surabaya

Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

Team Liputan SilatIndonesia.com
Yanweka

Silat Indonesia

 




Tags: , , , , ,


Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


    - Powered by BING [2014-02-05 05:03]

    Comments are closed.

    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

        [
    in English ]

    Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

    Sejarah Singkat

    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

    Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

    Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

    Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

    Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

    (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

    Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

    ~ 0 ~

    Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
    Tuhan Yang Maha Esa.
    Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

    DKI Jakarta

    Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

    Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

    Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

    Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
    1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
    2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
    3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

    Sekretariat DKI Jakarta
    Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
    Telp.(021) 8001089-80878452
    Fax : (021) 8095926

    Pusat perguruan
    Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
    Tlp 031-982100-981811
    Surabaya

    Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

    Team Liputan SilatIndonesia.com
    Yanweka

    Silat Indonesia

     




    Tags: , , , , ,


    Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


      - Powered by BING [2014-02-11 02:34]

      Comments are closed.

      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

          [
      in English ]

      Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

      Sejarah Singkat

      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

      Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

      Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

      Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

      Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

      (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

      Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

      ~ 0 ~

      Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
      Tuhan Yang Maha Esa.
      Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

      DKI Jakarta

      Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

      Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

      Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

      Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
      1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
      2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
      3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

      Sekretariat DKI Jakarta
      Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
      Telp.(021) 8001089-80878452
      Fax : (021) 8095926

      Pusat perguruan
      Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
      Tlp 031-982100-981811
      Surabaya

      Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

      Team Liputan SilatIndonesia.com
      Yanweka

      Silat Indonesia

       




      Tags: , , , , ,


      Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


        - Powered by BING [2014-02-16 17:07]

        Comments are closed.

        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

            [
        in English ]

        Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

        Sejarah Singkat

        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

        Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

        Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

        Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

        Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

        (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

        Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

        ~ 0 ~

        Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
        Tuhan Yang Maha Esa.
        Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

        DKI Jakarta

        Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

        Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

        Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

        Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
        1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
        2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
        3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

        Sekretariat DKI Jakarta
        Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
        Telp.(021) 8001089-80878452
        Fax : (021) 8095926

        Pusat perguruan
        Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
        Tlp 031-982100-981811
        Surabaya

        Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

        Team Liputan SilatIndonesia.com
        Yanweka

        Silat Indonesia

         




        Tags: , , , , ,


        Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


          - Powered by BING [2014-02-22 20:55]

          Comments are closed.

          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

              [
          in English ]

          Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

          Sejarah Singkat

          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

          Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

          Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

          Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

          Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

          (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

          Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

          ~ 0 ~

          Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
          Tuhan Yang Maha Esa.
          Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

          DKI Jakarta

          Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

          Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

          Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

          Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
          1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
          2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
          3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

          Sekretariat DKI Jakarta
          Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
          Telp.(021) 8001089-80878452
          Fax : (021) 8095926

          Pusat perguruan
          Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
          Tlp 031-982100-981811
          Surabaya

          Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

          Team Liputan SilatIndonesia.com
          Yanweka

          Silat Indonesia

           




          Tags: , , , , ,


          Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


            - Powered by BING [2014-03-01 03:15]

            Comments are closed.

            Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

            Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                [
            in English ]

            Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

            Sejarah Singkat

            Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

            Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

            Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

            Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

            Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

            (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

            Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

            ~ 0 ~

            Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
            Tuhan Yang Maha Esa.
            Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

            DKI Jakarta

            Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

            Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

            Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

            Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
            1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
            2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
            3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

            Sekretariat DKI Jakarta
            Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
            Telp.(021) 8001089-80878452
            Fax : (021) 8095926

            Pusat perguruan
            Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
            Tlp 031-982100-981811
            Surabaya

            Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

            Team Liputan SilatIndonesia.com
            Yanweka

            Silat Indonesia

             




            Tags: , , , , ,


            Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


              - Powered by BING [2014-03-06 18:13]

              Comments are closed.

              Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

              Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                  [
              in English ]

              Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

              Sejarah Singkat

              Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

              Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

              Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

              Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

              Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

              (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

              Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

              ~ 0 ~

              Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
              Tuhan Yang Maha Esa.
              Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

              DKI Jakarta

              Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

              Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

              Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

              Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
              1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
              2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
              3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

              Sekretariat DKI Jakarta
              Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
              Telp.(021) 8001089-80878452
              Fax : (021) 8095926

              Pusat perguruan
              Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
              Tlp 031-982100-981811
              Surabaya

              Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

              Team Liputan SilatIndonesia.com
              Yanweka

              Silat Indonesia

               




              Tags: , , , , ,


              Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                - Powered by BING [2014-03-13 01:37]

                Comments are closed.

                Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                    [
                in English ]

                Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                Sejarah Singkat

                Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                ~ 0 ~

                Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                Tuhan Yang Maha Esa.
                Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                DKI Jakarta

                Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                Sekretariat DKI Jakarta
                Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                Telp.(021) 8001089-80878452
                Fax : (021) 8095926

                Pusat perguruan
                Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                Tlp 031-982100-981811
                Surabaya

                Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                Team Liputan SilatIndonesia.com
                Yanweka

                Silat Indonesia

                 




                Tags: , , , , ,


                Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                  - Powered by BING [2014-03-18 03:54]

                  Comments are closed.

                  Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                  Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                      [
                  in English ]

                  Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                  Sejarah Singkat

                  Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                  Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                  Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                  Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                  Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                  (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                  Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                  ~ 0 ~

                  Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                  Tuhan Yang Maha Esa.
                  Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                  DKI Jakarta

                  Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                  Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                  Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                  Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                  1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                  2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                  3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                  Sekretariat DKI Jakarta
                  Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                  Telp.(021) 8001089-80878452
                  Fax : (021) 8095926

                  Pusat perguruan
                  Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                  Tlp 031-982100-981811
                  Surabaya

                  Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                  Team Liputan SilatIndonesia.com
                  Yanweka

                  Silat Indonesia

                   




                  Tags: , , , , ,


                  Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                    - Powered by BING [2014-03-24 22:27]

                    Comments are closed.

                    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                        [
                    in English ]

                    Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                    Sejarah Singkat

                    Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                    Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                    Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                    Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                    Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                    (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                    Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                    ~ 0 ~

                    Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                    Tuhan Yang Maha Esa.
                    Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                    DKI Jakarta

                    Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                    Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                    Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                    Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                    1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                    2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                    3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                    Sekretariat DKI Jakarta
                    Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                    Telp.(021) 8001089-80878452
                    Fax : (021) 8095926

                    Pusat perguruan
                    Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                    Tlp 031-982100-981811
                    Surabaya

                    Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                    Team Liputan SilatIndonesia.com
                    Yanweka

                    Silat Indonesia

                     




                    Tags: , , , , ,


                    Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                      - Powered by BING [2014-03-28 07:56]

                      Comments are closed.

                      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                          [
                      in English ]

                      Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                      Sejarah Singkat

                      Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                      Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                      Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                      Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                      Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                      (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                      Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                      ~ 0 ~

                      Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                      Tuhan Yang Maha Esa.
                      Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                      DKI Jakarta

                      Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                      Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                      Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                      Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                      1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                      2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                      3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                      Sekretariat DKI Jakarta
                      Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                      Telp.(021) 8001089-80878452
                      Fax : (021) 8095926

                      Pusat perguruan
                      Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                      Tlp 031-982100-981811
                      Surabaya

                      Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                      Team Liputan SilatIndonesia.com
                      Yanweka

                      Silat Indonesia

                       




                      Tags: , , , , ,


                      Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                        - Powered by BING [2014-04-03 20:27]

                        Comments are closed.

                        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                            [
                        in English ]

                        Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                        Sejarah Singkat

                        Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                        Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                        Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                        Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                        Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                        (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                        Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                        ~ 0 ~

                        Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                        Tuhan Yang Maha Esa.
                        Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                        DKI Jakarta

                        Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                        Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                        Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                        Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                        1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                        2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                        3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                        Sekretariat DKI Jakarta
                        Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                        Telp.(021) 8001089-80878452
                        Fax : (021) 8095926

                        Pusat perguruan
                        Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                        Tlp 031-982100-981811
                        Surabaya

                        Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                        Team Liputan SilatIndonesia.com
                        Yanweka

                        Silat Indonesia

                         




                        Tags: , , , , ,


                        Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                          - Powered by BING [2014-04-08 18:51]

                          Comments are closed.

                          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih - Silat Indonesia

                          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih.

                              [
                          in English ]

                          Aug 21st, 2009 | By | Category: Aliran Silat [ in English ]

                          Sejarah Singkat

                          Perguruan Silat Nasional Perisai Putih didirikan oleh Guru Besar R. Ahmad Boestami Barasoebrata beliau dilahirkan di Bangselok -Sumenep Madura tepatnya pada hari senin, 4 Desember 1939.Beliau adalah putra ke tiga dari sembilan bersaudara.

                          Beliau mempelajari Ilmu Pencak Silat dari Kakeknya yang bernama Kyai Agus Salim atau dikenal dengan sebutan Ki Lamet selain itu beliau membelajari ilmu silat dengan para pendekar silat di seluruh wilayah Nusantara.

                          Kemudian beliau melatih para pemuda dan kerabat terdekatnya beserta para simpatisan, yang akhirnya menjadikan murid – murid beliau semakin banyak jumlahnya.

                          Maka tercetuslah ide oleh beliau untuk mendirikan sebuah perkumpulan Silat yang diberi nama YIUSIKA kepanjangan dari Yuiyitsu Silat Karate atau dikenal dengan Sekolah Beladiri Tanpa Senjata. berkat batuan Kapten Soeparman secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1967 yang berkedudukan di Surabaya.

                          Pada Kongres IPSI ke IV tahun 1973 YIUSIKA di daftarkan sebagai anggota IPSI namun ditolak dengan alasan tidak termasuk beladiri asli bangsa Indonesia karena nama yang digunakan nama beladiri asing, berkat bantuan bapak William Maramis dengan Idenya menambahkan nama Perisai Putih .

                          (YIUSIKA Perisai Putih). Akhirnya oleh IPSI ditetapkan secara resmi sebagai 10 Perguruan Historis melalui keputusan kongses IPSI ke IV pada tahun 1973.

                          Lambang Perguruan dibuat oleh murid beliu yang bernama FX. Siswadi. Pada Mukernas pertama di Surabaya terdapat Perubahan Lambang perguruan yang bertuliskan Beladiri IPSI Perisai Putih menjadi Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang dikenal dengan nama PSN Perisai Putih pada tanggal 10 Oktober 1987. Tidak lama kemudian beliau wafat pada tanggal 27 Desember 1987 dalam usia 48 tahun dan dimakamkan dikota Surabaya.

                          ~ 0 ~

                          Dalam mempelajari ilmu pencak silat para pesilat harus memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap
                          Tuhan Yang Maha Esa.
                          Tiada kekuatan yang luar biasa yang lebih tinggi dari pada kekuatan Allah.

                          DKI Jakarta

                          Perkembangan PSN Perisai Putih di DKI Jakarta pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1971, seorang Pendekar Silat dari Surabaya bernama S.Himantoro dibantu oleh Joni Heru Riono mendirikan tempat latihan diwilayah Jakarta Utara dibawah pimpinan Drs. Soetedjo, kemudian beliau mengembangkan kewilayah Jakarta Timur mendirikan tempat latihan di Mess Statistik dibawah pimpinan Daeng Husin Umar.

                          Dilanjutkan pengembangan tempat latihan kewilayah Jakarta Selatan dibawah pimpinan Soediono yang selanjutnya mengembangkan perguruan kewilayah Jakarta Pusat dengan dibantu oleh Drs. Hadi Mahmud, kemudian organisasi dibawah pimpinan Hadi Prayitno.

                          Untuk Wilayah Jakarta Barat pengembangan PSN Perisai Putih didirikan tempat latihan di Jelambar dibawah pimpinan Maxi .Dengan ketekunan beliau mendidik kader – kader pelatih dari tiap – tiap wilayah latihan. Beliau Wafat karena sakit. Selanjutnya Perkembangan Perguruan dilanjutkan murid – murid beliau yang tergabung dalam wadah Dewan Pendekar Daerah.

                          Dewan Pendekar DKI Jakarta diantaranya :
                          1. Drs.Icu Zukafril, MM, MSi ( Ketua Dewan Pendekar )
                          2. Drs.Denny Herawan ( Wakil Ketua Dewan Pendekar )
                          3. Sudirman Yan, ST ( Sekretaris Depan Pendekar )

                          Sekretariat DKI Jakarta
                          Jl. Batusari 4 No. 31A Kel. Batu Ampar
                          Telp.(021) 8001089-80878452
                          Fax : (021) 8095926

                          Pusat perguruan
                          Jl. Asem Sulfat No.3 Petrokimia
                          Tlp 031-982100-981811
                          Surabaya

                          Disarikan dari beberapa sumber antara lain Bapak Sudirman Yan.

                          Team Liputan SilatIndonesia.com
                          Yanweka

                          Silat Indonesia

                           




                          Tags: , , , , ,


                          Artikel Perguruan Silat Nasional Perisai Putih yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                            - Powered by BING [2014-04-16 22:15]

                            Comments are closed.