PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

    [
in English ]

Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

SUMBER : Doel-Online

www.silatindonesia.com



Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


    - Powered by BING [2014-02-04 05:48]

    Leave Comment

    You must be logged in to post a comment.

    PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

    PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

        [
    in English ]

    Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

    Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

    Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

    Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

    Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

    Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

    SUMBER : Doel-Online

    www.silatindonesia.com



    Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


      - Powered by BING [2014-02-11 23:09]

      Leave Comment

      You must be logged in to post a comment.

      PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

      PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

          [
      in English ]

      Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

      Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

      Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

      Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

      Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

      Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

      SUMBER : Doel-Online

      www.silatindonesia.com



      Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


        - Powered by BING [2014-02-17 17:24]

        Leave Comment

        You must be logged in to post a comment.

        PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

        PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

            [
        in English ]

        Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

        Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

        Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

        Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

        Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

        Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

        SUMBER : Doel-Online

        www.silatindonesia.com



        Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


          - Powered by BING [2014-02-23 21:28]

          Leave Comment

          You must be logged in to post a comment.

          PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

          PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

              [
          in English ]

          Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

          Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

          Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

          Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

          Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

          Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

          SUMBER : Doel-Online

          www.silatindonesia.com



          Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


            - Powered by BING [2014-03-02 08:59]

            Leave Comment

            You must be logged in to post a comment.

            PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

            PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                [
            in English ]

            Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

            Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

            Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

            Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

            Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

            Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

            SUMBER : Doel-Online

            www.silatindonesia.com



            Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


              - Powered by BING [2014-03-07 18:37]

              Leave Comment

              You must be logged in to post a comment.

              PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

              PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                  [
              in English ]

              Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

              Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

              Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

              Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

              Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

              Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

              SUMBER : Doel-Online

              www.silatindonesia.com



              Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                - Powered by BING [2014-03-13 23:50]

                Leave Comment

                You must be logged in to post a comment.

                PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                    [
                in English ]

                Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                SUMBER : Doel-Online

                www.silatindonesia.com



                Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                  - Powered by BING [2014-03-20 04:41]

                  Leave Comment

                  You must be logged in to post a comment.

                  PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                  PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                      [
                  in English ]

                  Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                  Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                  Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                  Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                  Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                  Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                  SUMBER : Doel-Online

                  www.silatindonesia.com



                  Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                    - Powered by BING [2014-03-26 05:43]

                    Leave Comment

                    You must be logged in to post a comment.

                    PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                    PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                        [
                    in English ]

                    Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                    Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                    Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                    Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                    Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                    Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                    SUMBER : Doel-Online

                    www.silatindonesia.com



                    Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                      - Powered by BING [2014-04-01 15:28]

                      Leave Comment

                      You must be logged in to post a comment.

                      PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                      PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                          [
                      in English ]

                      Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                      Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                      Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                      Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                      Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                      Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                      SUMBER : Doel-Online

                      www.silatindonesia.com



                      Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                        - Powered by BING [2014-04-07 08:45]

                        Leave Comment

                        You must be logged in to post a comment.

                        PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                        PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                            [
                        in English ]

                        Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                        Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                        Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                        Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                        Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                        Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                        SUMBER : Doel-Online

                        www.silatindonesia.com



                        Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                          - Powered by BING [2014-04-11 01:39]

                          Leave Comment

                          You must be logged in to post a comment.

                          PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI - Silat Indonesia

                          PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI.

                              [
                          in English ]

                          Aug 21st, 2009 | By | Category: Artikel Silat [ in English ]

                          Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini dapat dijadikan sebagai alat pantau perkembangan pencak silat di luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang datang dan prestasi yang diperoleh. Jumlah peserta yang banyak mempunyai indikasi bahwa pencak silat secara kuantitas telah menyebar ke berbagai negara, sedangkan masih minimnya prestasi yang dicapai menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di negara tersebut belum maksimal.

                          Selain perkembangan pencak silat di luar negeri melalui pengiriman pelatih dari Indonesia, para mahasiswa Indonesia yang kebetulan sedang belajar di berbagai negara seperti Eropa dan Amerika ikut menambah percepatan perkembangan pencak silat dengan cara membuka perguruan dari mana pelatih itu berasal. Ketertarikan orang asing dalam mempelajari pencak silat umumnya karena selain pencak silat dapat dipergunakan sebagai alat untuk membela diri, juga mereka tertarik dengan nilai estetika dalam aspek seni serta terkandungnya pendidikan budi pekerti dalam aspek mental spiritual. Saat ini kepelatihan di luar negeri ada yang masih dipegang oleh pelatih dari Indonesia, ada pula yang sudah mandiri dengan menggunakan pelatih dari negaranya sendiri. Berikut ini beberapa profil pelatih yang berperan dalam perkembangan pencak silat di luar negeri:

                          Inggris: Aidinal Alrashid (PS. Gerak Ilham, Bugis -Makassar), M. Otto S. Soeharjono (Perisai Diri, Jawa Timur). Belanda: FransVeetman (HPS Panglipur) Spanyol: Juan Ignacio Barrenechea (Harimau Minangkabau), Gorka Atoiza Oruetxebarria. Belgia: Pieters Ludo, Pierers Jean, Pieters Patrick (PS Pukulan Bongkot). Austria: Eduard Linhart (Bongkot Harimau, PERPI Harimurti, Silat Gayong Fathani Malaysia). Perancis: Eric Chatelier (Setia Hati, Bongkot Harimau, Merpati Putih). Jerman: Joko Suseno (Tapak Suci). Swiss: Pascal Stiefenhoffer & Chantal Mattes (Perisai Diri). Itali: Emiliano Ruggeri (PGB Bangau Putih).

                          Pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ini, peserta yang datang hanya dari 20 negara saja, namun anggota Persilat yang ada lebih dari itu. Barangkali banyak yang belum siap untuk mengikuti event kejuaraan. Berikut ini adalah daftar anggota PERSILAT sejak tahun 1980 ? 2000:

                          Asia: Indonesia (IPSI), Singapura (PERSISI), Malaysia (PESAKA), Brunei Darussalam (PERSIB), Thailand (PSAT), Philipina (PHILSILAT), Vietnam (ISAVIE), Myanmar (MPSA), Laos (PSL), dan Jepang (JAPSA). Eropa: Belanda (NPSB), Belgia (BPSB), Spanyol (ESPS), Jerman (PSUD), Austria (PSVO), Swiss (PSHT), Perancis (FPSF), Inggris (PSFUK), Norwegia (PSN), Italia (PISI), Denmark (PSD), dan Yunani (PSG). Australia dan Oceania: Australia (WAPSA), New Caledonia (MPNC), Selandia Baru (PSNZ). Middle East dan Afrika: Palestina (PSP), Turkey (PST), Marocco (PSM) dan Arab Saudi (PSAS). Amerika: Amerika Serikat (PS USA), Suriname (SPSA), dan Kanada (PSC). (Graspuzi)

                          SUMBER : Doel-Online

                          www.silatindonesia.com



                          Artikel PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI LUAR NEGERI yang 'mungkin' berkaitan di situs lain:


                            - Powered by BING [2014-04-20 06:02]

                            Leave Comment

                            You must be logged in to post a comment.