<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Silatindonesia.Com</title>
	<atom:link href="http://silatindonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://silatindonesia.com</link>
	<description>Komunitas Pencak Silat Indonesia</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 18:47:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Para Penikmat Silat</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/para-penikmat-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/para-penikmat-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 18:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cover Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[
Kalau anda seorang pesilat, ataupun pecinta beladiri, situs silatindonesia.com tidak boleh anda lewati, karena disinilah berbagai informasi mengenai pencak silat bisa anda temui. Situs ini bercinta-cita mendokumentasikan beragam aliran silat yang ada di nusantara, dan juga informasi mengenai perkembangan dan kegiatan perguruan pencak silat di tanah air maupun dunia.
Di dukung oleh komunitas pencak silat Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span></p>
<style>
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
</style>
<p><![endif]--></p>
<p>Kalau anda seorang pesilat, ataupun pecinta beladiri, situs silatindonesia.com tidak boleh anda lewati, karena disinilah berbagai informasi mengenai pencak silat bisa anda temui. Situs ini bercinta-cita mendokumentasikan beragam aliran silat yang ada di nusantara, dan juga informasi mengenai perkembangan dan kegiatan perguruan pencak silat di tanah air maupun dunia.</p>
<p>Di dukung oleh komunitas pencak silat Indonesia dan sahabat silat silat Indonesia, situs ini seolah tidak akan pernah kehabisan berita, karena para anggota komunitas sangat aktif memberikan informasi bahkan menulis artikel adalah salah satu bagian yang sangat menonjol di komunitas ini.</p>
<p>Silatindonesia.com seolah menjadi rumah bagi sebagian besar anggota komunitas maupun pengunjung lainnya, sehingga beberapa kali situs ini harus pindah server untuk mencari unlimited bandwidth yang lebih besar.</p>
<p>Anggota komunitas silat Indonesia, biasa berkumpul secara online di forum diskusi sahabatsilat.com dan milis silatindonesia@yahoogroups.com. Sejauh ini anggotanya juga sudah mencapai 1000 lebih, dan dasyatnya lagi anggotanya aktif semua, begitupun dengan milis yang anggotanya sudah mencapai 500 anggota yang  rata-rata masih aktif. Sehingga tidak bisa di abaikan fungsi media dan komunitas ini untuk memajukan silat di Indonesia.</p>
<p>Kalau saja IPSI maupun perguruan lain perduli maka informasi pencak silat bisa di sampaikan melalui komunitas yang cair ini, walaupun anggota komunitas ini bukanlah pesilat professional akan tetapi kepeduliannya sudah bisa di buktikan dengan nyata, contohnya saja, liputan media massa baik dari TV, Radio hingga Koran sudah menjadi bagian publikasi mereka.</p>
<p>Komunitas Silat Indonesia terdiri dari beberapa komunitas kecil di dalamnya, seperti komunitas sahabat silat yang identik di sebut dengan sahabat silat yang kebayakan adalah anggota forum diskusi, begitupun dengan milisnya yang juga menjadi bagian sahabat silat. Ada juga FP2ST atau ‘Forum Pecinta dan pelestari Silat Tradisional Indonesia”, FP2ST merupakan komunitas yang lebih mengkhususkan diri pada silat tradisional, dan yang tidak kalah banyaknya juga ada &#8220;Komunitas Penikmat Silat&#8221;  yang baru saja dibentuk oleh beberapa anggota yang memang menyenangi silat namun sebatas pada penikmat.</p>
<p>Namun semua anggota komunitas ini tetap menjadi satu kesatuan walaupun berbeda keinginan dan tujuan kecintaan mereka pada silat sudah menjadi satu bagian yang tak bisa di pisahkan. Komunitas Pencak Silat Indonesia dalam waktu kedepan lebih mengharapkan kepada anggota lebih aktif dalam mengadakan kegiatan, intinya kegiatan di komunitas ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh members untuk members, sehingga tidak ada kata penikmat yang hanya menjadi penikmat kegiatan, “kalau menjadi penikmat keindahan silat, itu sih bagus”, ujar beberapa anggota komunitas ini saat mereka berkumpul.</p>
<p>Acara atau kegiatan di komunitas ini cukup beragam dari latihan, kumpul bareng, cari berita, diskusi, wisata hingga kongkow di cafe kelas teri hingga kelas selebritis sudah biasa. “ walaupun kita suka sama yang tradisional, tapi ngumpulnya tetap di tempat yang modern dong, sambil menikmati hotspot internet di Mal-mal,” kata seorang anggota lainnya.</p>
<p>Walaupun kini pencak silat lebih identik dengan IPSI dan Perguruan besar yang mayoritas lebih mementingkan Sport dan prestasi toh penggemar dari komunitas Silat ini juga tidak boleh di lupakan, kalau saja semua mayarakat pencak silat bersatu maka silat bukanlah sesuatu yang  asing di negerinya sendiri. Karena silat bukanlah milik satu perguruan tapi milik Bangsa Indonesia, disinilah kita seharusnya mulai belajar menghargai aliran apapun di luar perguruan yang di ikuti oleh pesilat itu sendiri. (sahabatsilat.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/para-penikmat-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo Patenkan Pencak Silat!</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/ayo-patenkan-pencak-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/ayo-patenkan-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 17:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Traditional Ethnic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Melly Febrida - detikFinan
Bangkalan - Tak sedikit seni budaya Indonesia yang dipatenkan negara lain. Supaya kejadian serupa tak terulang lagi, seni pencak silat pun dianjurkan segera dipatenkan.
&#8220;Jangan lupa mendaftarkan ke Depkum dan HAM. Agar seni bela diri pencak silat dengan berbagai jurusnya dipatenkan,&#8221; kata Ketua DPR Agung Laksono dalam sambutan acara Gebyar Pencak Silat Joko [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="reporter"><strong>Melly Febrida</strong> - detikFinan</span><strong></strong></p>
<p><strong>Bangkalan</strong> - Tak sedikit seni budaya Indonesia yang dipatenkan negara lain. Supaya kejadian serupa tak terulang lagi, seni pencak silat pun dianjurkan segera dipatenkan.</p>
<p>&#8220;Jangan lupa mendaftarkan ke Depkum dan HAM. Agar seni bela diri pencak silat dengan berbagai jurusnya dipatenkan,&#8221; kata Ketua DPR Agung Laksono dalam sambutan acara Gebyar Pencak Silat Joko Tole, di GOR Bangkalan, Bangkalan, Madura, Rabu (9/1/2008).</p>
<p>Politisi Golkar ini mengingatkan, pencak silat jangan sampai diakui negara lain. Apalagi Padepokan Joko Tole Bangkalan sudah mengembangkan seni bela diri pencak silat ini berpuluh-puluh tahun lamanya.</p>
<p>&#8220;Apabila dipatenkan, maka pemerintah akan melindungi,&#8221; imbuh Agung.</p>
<p>Selain dipandang sebagai seni budaya Indonesia, Agung menilai ada 3 unsur latar belakang nuansa moralitas yang terkandung dalam pencak silat. Yakni unsur sportifitas dan menjunjung disiplin, unsur kemasyarakatan, serta semangat sosial keagamaan.</p>
<p>&#8220;Contohnya saja meski menggunakan senjata tajam dan berbahaya, tapi dengan disiplin jadinya tak terluka,&#8221; tandas dia.<strong>(mly/nvt)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/ayo-patenkan-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Bali Ditunda</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/kejuaraan-dunia-pencak-silat-di-bali-ditunda/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/kejuaraan-dunia-pencak-silat-di-bali-ditunda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 17:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Information]]></category>

		<category><![CDATA[Serbaneka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Kapanlagi.com - Kejuaraan dunia pencak silat yang semula dijadwalkan berlangsung di Bali, 17-23 Desember 2008 akhirnya ditunda sampai waktu yang belum ditentukan, kata pelatih pencak silat nasional asal Jateng, Indro Catur.
&#8220;Hari Rabu sore ini saya ditelepon oleh PB IPSI yang mengatakan bahwa kejuaraan dunia pencak silat ditunda sampai batas waktu yang ditentukan sehingga pelaksanaan pelatnas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapanlagi.com - Kejuaraan dunia pencak silat yang semula dijadwalkan berlangsung di Bali, 17-23 Desember 2008 akhirnya ditunda sampai waktu yang belum ditentukan, kata pelatih pencak silat nasional asal Jateng, Indro Catur.</p>
<p>&#8220;Hari Rabu sore ini saya ditelepon oleh PB IPSI yang mengatakan bahwa kejuaraan dunia pencak silat ditunda sampai batas waktu yang ditentukan sehingga pelaksanaan pelatnas untuk persiapan tampil pada even ini juga mundur,&#8221; katanya ketika dihubungi dari Semarang, Rabu malam (19/11).</p>
<p>Pelatih yang sukses mengantarkan tim pencak silat Indonesia menjadi juara umum pada Asian Beach Games (ABG) I di Bali bulan Oktober 2008, mengatakan, pelatnas untuk kejuaraan dunia sebenarnya dimulai tanggal 22 November 2008, tetapi karena pelaksanaan kejuaraan ini ditunda maka pelaksanaan pelatnas juga mundur.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu kapan kejuaraan dunia itu akan dilaksanakan. Yang jelas tahun 2009 tetapi bulannya apa, saya juga tidak tahu,&#8221; kata Indro yang ditunjuk menjadi pelatih kepala Program Atlet Andalan (PAL) yang sudah diresmikan tanggal 12 November 2008 ini.</p>
<p>Menurut dia, mungkin penundaan kejuaraan dunia pencak silat tersebut karena peserta dari negara-negara Eropa juga belum siap, kemudian beberapa negara Asia Tenggara seperti Vietnam dan Thailand sedang menggelar pekan olahraga nasional di negaranya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Saya kira dengan penundaan ini membuat kita memiliki waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan atletnya, mengingat beberapa atlet pencak silat tidak pernah istirahat usai mengikuti PON XVII/2008 Kalimantan Timur,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, usai mengikuti pesta multieven empat tahunan di Kaltim dan atlet tersebut membela daerahnya masing-masing, langsung mengikuti pelatnas untuk persiapan tampil pada pesta olahraga multieven pantai pertama di Bali bulan Oktober 2008.</p>
<p>&#8220;Untuk persiapan tampil di ABG Bali, anak-anak harus menjalani pelatnas di Bali selama tiga bulan. Jadi praktis mereka tidak memiliki waktu untuk istirahat. Makanya, penundaan kejuaraan dunia ini membuat kita bisa melakukan persiapan lebih matang lagi,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Pada ABG di Bali ini, Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan merebut lima dari delapan medali emas yang diperebutkan.</p>
<p>Lima medali emas tersebut diraih dari nomor seni tunggal putra (I Gusti Ngurah Arya Yudapandita), tunggal putri (Ni Luh Putu Spyanawati), ganda putra (pasangan Hamdani/M. Yusuf Effendi), ganda putri (pasangan Sang Ayu Ketut Sidan/Ni Made Dwiyanti). Satu emas lagi direbut dari nomor tanding kelas D putri atas nama Ni Nyoman Suparniti.</p>
<p>Ia menambahkan, untuk persiapan tampil pada kejuaraan dunia, Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh dengan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan. &#8220;Kita sebenarnya sudah mempersiapkan 28 atlet putra-putri untuk mengikuti pelatnas mulai tanggal 22 November 2008, tetapi karena ditunda tentunya mereka juga ditunda masuk pelatnas,&#8221; katanya. (kpl/rif)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/kejuaraan-dunia-pencak-silat-di-bali-ditunda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mempromosikan persoalan bangsa</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/mempromosikan-persoalan-bangsa/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/mempromosikan-persoalan-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 12:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Original Post by O&#8217;ong Maryono
*The Embassy of the Republic of Indonesian Bangkok-Thailand and Southeast Asian Studies Program,
Thammasat University
Tha Phrachan Campus
Friday, 21st November 2008
14.00-17.00
Activity I: Panel Discussion:
&#8220;Towards ASEAN Democratic Community: Lessons from Indonesia and Thailand&#8221;
Venue: Room 301 Faculty of Liberal Arts,Thammasat University, Tha Phrachan Campus
Speakers:
Prof. Dr. Anak Agung Banyu Perwita, Parahyangan University-Indonesia
Assoc.Prof. Dr.Thanet Aphornsuwan, Thammasat University
Dr.Thitinan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Original Post by O&#8217;ong Maryono</em></p>
<p>*The Embassy of the Republic of Indonesian Bangkok-Thailand and Southeast Asian Studies Program,<br />
Thammasat University<br />
Tha Phrachan Campus</p>
<p><strong>Friday, 21st November 2008</strong></p>
<p>14.00-17.00</p>
<p>Activity I: Panel Discussion:<br />
&#8220;Towards ASEAN Democratic Community: Lessons from Indonesia and Thailand&#8221;</p>
<p>Venue: Room 301 Faculty of Liberal Arts,Thammasat University, Tha Phrachan Campus</p>
<p><strong>Speakers:</strong><br />
Prof. Dr. Anak Agung Banyu Perwita, Parahyangan University-Indonesia<br />
Assoc.Prof. Dr.Thanet Aphornsuwan, Thammasat University<br />
Dr.Thitinan Pongsudhirak, Chulalongkorn University</p>
<p><strong>Moderator: </strong><br />
Dr. Puangthong Pawakapan,Chulalong korn University<br />
(Mr.Akkharaphong Khamkhun, tentatively reserved)</p>
<p>Time: 18.00-19.35</p>
<p>Activity II: Cultural Night (Dances) andIndonesian Food Festival</p>
<p>Venue: Pridi Banomyong Monument</p>
<p>Program</p>
<p>18.00-18.05 : Introduction by MC<br />
18.05-18.10 : Remarks by Thammasat University<br />
18.10-18.15 : Remarks by Indonesian Ambassador to the Kingdom of Thailand, H.E. Mr. Mohammad Hatta<br />
18.15-18.22 : Sekar Jagad Dance, by Ms. Pawinee</p>
<p>Boonserm, participant of 2007 Indonesian Art and Culture Scholarship</p>
<p>18.22-18.28 : Pakarena Dance from South Sulawesi, by students of International School of Bangkok (ISB)<br />
18.28-18.34 : Mask Dance from Central Java,by Embassy of Indonesia<br />
18.34-18.39 : Door Prize I<br />
18.39-18.45 : Performance from Thammasat University<br />
18.45-18.51 : Gambiranom Dance from Central Java, by Mr. Anucha Sumaman,</p>
<p>participant of 2008 Indonesian Art and Culture Scholarship</p>
<p>18.51-18.58 : Oleg Tambulilingan Dance from Bali, by Embassy of Indonesia<br />
18.58-19.04 : Butterfly Dance, by student of Indonesian School of Bangkok (SIB)<br />
19.04-19.09 : Door Prize II<br />
19.09-19.15 : Piring Dance from West Sumatra, by Association of Indonesian students in Thailand (Permitha)<br />
19.15-19.22 : Performance from Thammasat University<br />
19.22-19.30 : Bouquet Presentation<br />
19.30-19.35 : Photo Session<br />
19.35 : End of Program</p>
<p><strong><em>*Note: The event is free of charge for all programs *</em></strong></p>
<p>O&#8217;ong Maryono<br />
La Cascade Condominium, Apt 10C<br />
1/15 Ekamai Soi 10<br />
Bangkok 10110<br />
Thailand.<br />
Mobile Phone: +66819020989</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/mempromosikan-persoalan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Zidni Rahma Amaly Mengukir prestasi melalui pencak silat</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/zidni-rahma-amaly-mengukir-prestasi-melalui-pencak-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/zidni-rahma-amaly-mengukir-prestasi-melalui-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:27:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Figure Pesilat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Siapa di antara kalian yang suka pencak silat? Olahraga bela diri ini selain untuk pertahanan diri juga untuk melatih rasa percaya diri lho.
Hal tersebut sudah dibuktikan oleh Zidni Rahma Amaly. Teman kalian yang saat ini duduk di Kelas III SD Al Islam Jamsaren, Solo ini mengukir prestasi lewat berbagai lomba pencak silat. Di antaranya menyabet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa di antara kalian yang suka pencak silat? Olahraga bela diri ini selain untuk pertahanan diri juga untuk melatih rasa percaya diri lho.</p>
<p>Hal tersebut sudah dibuktikan oleh Zidni Rahma Amaly. Teman kalian yang saat ini duduk di Kelas III SD Al Islam Jamsaren, Solo ini mengukir prestasi lewat berbagai lomba pencak silat. Di antaranya menyabet Juara II Tunggal Puteri Kejuaraan Pencak Silat Puteri se-eks Karesidenan Surakarta tahun 2007, juara I Tunggal Puteri Kategori Seni Kejuaraan Tapak Suci tingkat remaja se-Surakarta tahun 2007 dan Juara I Tunggal Puteri Kategori Seni Kejuaraan Pencak Silat Pelajar se-Surakarta tahun 2007.</p>
<p>Teman kalian yang akrab dipanggil Zidni ini mengaku sejak Kelas I SD sudah tertarik dengan pencak silat. “Saya latihan pencak silat sendiri di rumah bersama ayah,” kata dara kelahiran 24 April 2000 ini.<br />
Jangan heran ya, ayah Zidni ini pelatih pencak silat lho. Bahkan saat kelas I pun dia sudah berani mengikuti kejuaraan pencak silat yang digelar Perguruan Tapak Suci.<br />
Puteri pasangan Nur Iskak Al Jufri dan Ambar Retno Sintowati ini mengaku belajar pencak silat itu tidak sulit. “Asal mau latihan dan latihan pasti bisa.”</p>
<p>Saat mengikuti kejuaraan pencak silat pelajar se-Surakarta dia mengaku sempat nervous karena pesertanya cukup banyak. “Namun saat saya maju, rasa deg-degan itu langsung hilang dengan sendirinya,” tutur anak kedua dari dua bersaudara ini.</p>
<p>Meskipun terus menyalurkan bakat pencak silatnya, prestasi akademik teman kalian yang hobi berenang ini tidak mengecewakan lho. Bahkan dia mengaku ingin sekali menjadi guru jika dewasa kelak.</p>
<p>source : solopos.co.id<br />
Ada yang ingin berbagi dengan Zidni? Silakan main saja ke rumahnya di Baluwarti RT 02 RW 10, Baluwarti, Pasar Kliwon Solo. - Oleh : Kak Ema</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/zidni-rahma-amaly-mengukir-prestasi-melalui-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jember kota pencak silat perlu dievaluasi</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/jember-kota-pencak-silat-perlu-dievaluasi/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/jember-kota-pencak-silat-perlu-dievaluasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Serbaneka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Para atlit pencak silat dari berbagai perguruan, minta bupati Jember MZA Djalal, mengevaluasi kembali pencanangan kabupaten Jember, sebagai kota pencak silat.
Menurut mereka, ketentuan muatan lokal, yang masuk sebagai kurikulum pendidikan di sd, hanya gebrakan bupati semata, tidak jelas kelanjutannya.
pantauan prosalina, hanya sebagian sd di Jember, yang sudah menerapkan muatan lokal pencak silat.
ketua perguruan pencak silat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para atlit pencak silat dari berbagai perguruan, minta bupati Jember MZA Djalal, mengevaluasi kembali pencanangan kabupaten Jember, sebagai kota pencak silat.</p>
<p>Menurut mereka, ketentuan muatan lokal, yang masuk sebagai kurikulum pendidikan di sd, hanya gebrakan bupati semata, tidak jelas kelanjutannya.</p>
<p>pantauan prosalina, hanya sebagian sd di Jember, yang sudah menerapkan muatan lokal pencak silat.</p>
<p>ketua perguruan pencak silat, tapak suci kecamatan ambulu, bejo sukatman mengatakan, selama ini banyak guru olah raga sd, yang tidak menguasai pencak silat, sehingga terkesan asal-asalan mengajar.</p>
<p>ia berharap, dinas pendidikan melibatkan atlit-atlit pencak silat, untuk mengoptimalkan pelaksanaan kurikulum pencak silat di setiap sekolah.</p>
<p>hal senada disampaikan nasrudin shodik, dari perguruan pencak silat cimande. meski anggaran program pencak silat di Jember jumlahnya besar, namun pelaksanaannya tidak serius.</p>
<p>oleh sebab itu, shodik berharap pencanangan kabupaten Jember sebagai kota pencak silat oleh bupati mza jalal, di evaluasi kembali.</p>
<p>sementara ketua komisi disiplin dan pelaksana lapangan, ikatan pencak silat indonesia atau ipsi Jember, kusnandi melihat, besarnya anggaran untuk menunjang kemajuan pencak silat, belum sebanding dengan kenyataan di lapangan.</p>
<p>buktinya, prestasi atlit pencak silat Jember, masih tertinggal dengan atlit dari luar daerah, di jawa timur maupun nasional.</p>
<p>ketua bidang pendidikan tk dan sd, dinas pendidikan Jember, jumari, mengakui belum maksimalnya pelaksanaan kurikulum pencak silat. penyebabnya, belum adanya peraturan bupati Jember, terkait pelaksanaan muatan lokal pencak silat, yang diterapkan dalam kurikulum pendidikan.</p>
<p>tanpa adanya ketentuan kurikulum yang jelas, penerapannya juga tidak bisa maksimal jumari berharap, para guru olah raga sd, tidak menganggap muatan lokal pencak silat, sebagai pelajaran seni beladiri semata, melainkan sebagai olah raga senam, seperti olah raga lainnya.</p>
<p>dinas pendidikan, juga berencana melibatkan para atlit, untuk mengoptimalkan muatan lokal pencak silat, di setiap sekolah di Jember.</p>
<p>source : prosalinaradio.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/jember-kota-pencak-silat-perlu-dievaluasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sirkuit Pencak Silat Se-Sumatra Digelar di Aceh</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/sirkuit-pencak-silat-se-sumatra-digelar-di-aceh/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/sirkuit-pencak-silat-se-sumatra-digelar-di-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yanweka</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan sirkuit pencak silat Wilayah-I se-Sumatera yang akan berlangsung di Banda Aceh pada 24 hingga 29 November 2008. 
Sekretaris Pengprov IPSI NAD, Mawardi Adami di Banda Aceh, Senin (22/9), menyatakan, insan persilatan di daerah itu siap menyukseskan kejuaraan yang baru pertama kali digelar untuk tingkat nasional.
 
Kejuaraan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan sirkuit pencak silat Wilayah-I se-Sumatera yang akan berlangsung di Banda Aceh pada 24 hingga 29 November 2008. </p>
<p>Sekretaris Pengprov IPSI NAD, Mawardi Adami di Banda Aceh, Senin (22/9), menyatakan, insan persilatan di daerah itu siap menyukseskan kejuaraan yang baru pertama kali digelar untuk tingkat nasional.</p>
<p> </p>
<p>Kejuaraan yang akan mempertandingkan 13 kelas tersebut diikuti pesilat dari tujuh provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Bengkulu dan tuan rumah Provinsi NAD.</p>
<p> </p>
<p>Tujuan kejuaraan tersebut dalam rangka mencari bibit pesilat handal di tingkat nasional, sehingga pada sirkuit itu para pesertanya dibatasi umur di bawah 23 tahun.</p>
<p> </p>
<p>&#8220;Jadi, tujuan utama kejuaraan ini ingin mencari bibit-bibit baru pesilat Indonesia,&#8221; ujarnya. Menyinggung persiapan pesilat Aceh, Mawardi menyatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah pesilat muda yang pernah mengikuti berbagai kejuaraan, seperti Pekan olahraga daerah, Kejurda, dan Polwil.</p>
<p> </p>
<p>Kemudian, dari hasil pemanggilan tersebut diseleksi untuk mencari pesilat yang mewakili Aceh pada sirkuit tersebut, katanya. <strong>(kpl/rif) Source : Kapanlagi.com</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/sirkuit-pencak-silat-se-sumatra-digelar-di-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yoyo Sudaryo, Guru yang Jagoan Pencak Silat</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/yoyo-sudaryo-guru-yang-jagoan-pencak-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/yoyo-sudaryo-guru-yang-jagoan-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yanweka</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Figure Pesilat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Nama Yoyo Sudaryo, tentulah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bruno, terutama di kalangan muda. Hal ini tidak berlebihan, karena ia merupakan Ketua Umum Karang Taruna di kecamatan itu, sekaligus pengurus karang taruna kabupaten.
       Namun bukan itu saja yang membuatnya banyak dikenal. Guru olahraga SDN Brunosari ini, merupakan sosok yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama Yoyo Sudaryo, tentulah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bruno, terutama di kalangan muda. Hal ini tidak berlebihan, karena ia merupakan Ketua Umum Karang Taruna di kecamatan itu, sekaligus pengurus karang taruna kabupaten.</p>
<p>       Namun bukan itu saja yang membuatnya banyak dikenal. Guru olahraga SDN Brunosari ini, merupakan sosok yang aktif di berbagai organisasi dan punya segudang prestasi. Terakhir, ia  meraih penghargaan terbaik masyarakat berprestasi bidang olahraga tahun 2008, yang diserahkan oleh Bupati Purworejo pada malam resepsi kenegaraan di pendopo kabupaten, beberapa waktu lalu.</p>
<p> Prestasi yang pernah diraihnya antara lain medali perak pada kejurda pencak silat Jateng (1986 dan 1987), juara II pra Porda Jateng (1995), juara I Kejurcab Purworejo (1994). Suami Dian Endah Sekarrini ini, juga tercatat sebagai Ketua Lembaga Wasit Juri Pencak Silat IPSI Purworejo dan wasit juri Pengda IPSI Jateng. Pada akhir Agustus ini, ia akan menjalankan tugas sebagai dewan wasit juri di kejuaraan pencak silat antar perguruan tinggi se Indonesia di Undip Semarang.</p>
<p>         Di luar itu, Yoyo juga dipercaya menjadi Ketua Umum PRABU (Paguyuban Rakyat Bruno). Ia juga menjadi salah satu penggagas penyelenggaraan turnamen bulutangkis Taruna Cup sejak tahun 2005, yang kemudian menjadi agenda KONI Kabupaten Purworejo.</p>
<p>       Prestasinya di cabang olahraga pencak silat, ternyata menurun pada anak sulungnya Vita, yang meraih juara II kelas F pada Kejurda Pencak Silat Pelajar Kabupaten Purworejo 2008. Sedang anak keduanya, Bagas, juga berprestasi di cabang bulutangkis sebagai Juara I Popda Kecamatan Bruno. </p>
<p>Waah&#8230;keluarga olahragawan ya?</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/yoyo-sudaryo-guru-yang-jagoan-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>100 Guru dapat pelatihan pencak silat</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/100-guru-dapat-pelatihan-pencak-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/100-guru-dapat-pelatihan-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yanweka</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[







DEPOK JAYA, MONDE: Pencak Silat merupakan olahraga beladiri warisan leluhur yang menjadi jati diri bangsa. Melestarikan Dinas Pendidikan Kecamatan Pancoranmas bidang seni budaya generasi muda dan olahraga bekerja sama dengan PGRI setempat menyelenggarakan pelatihan pencak silat untuk guru-guru olahraga SD se-Panmas, kemarin.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan guru olahraga SD se-Panmas mengenai Pencak Silat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana;"><br />
</span></p>
<table class="contentpaneopen" border="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="70%" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top"><strong>DEPOK JAYA, MONDE: </strong>Pencak Silat merupakan olahraga beladiri warisan leluhur yang menjadi jati diri bangsa. Melestarikan Dinas Pendidikan Kecamatan Pancoranmas bidang seni budaya generasi muda dan olahraga bekerja sama dengan PGRI setempat menyelenggarakan pelatihan pencak silat untuk guru-guru olahraga SD se-Panmas, kemarin.</p>
<p>“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan guru olahraga SD se-Panmas mengenai Pencak Silat. Sekalgus untuk meningkatkan prestasi,” ungkap Use Supriadi SPd MM selaku Pembina seni budaya generasi muda dan olahraga dinas Pendidikan Kecamatan Pancoran Mas, kepada Monde.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Source : depok.go.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/100-guru-dapat-pelatihan-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gareth Bikin Film Tentang Pencak Silat</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2008/11/gareth-bikin-film-tentang-pencak-silat/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2008/11/gareth-bikin-film-tentang-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 15:59:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yanweka</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sahabat Silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Source : Indonesiaselebriti.com




 



Film Indonesia mulai bangun setelah lama tertidur. ‘Merantau&#8217; merupakan salah satu film terbaru yang mengangkat budaya pencak silat.
Meski film ini mengambil cerita dan budaya Indonesia asli tentang pencak silat. Namun, film yang akan dirilis bulan April 2009 ini ternyata di garap oleh sutradara dari daratan eropa asal Inggris, Gareth Huw Evans.
Ide untuk membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="textsub"><em>Source : Indonesiaselebriti.com<br />
</em></span><img src="http://www.indonesiaselebriti.com/images/berita/berita8128233320081103143502.jpg" border="1" alt="" hspace="5" vspace="5" align="right" /></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100" align="center">
<tbody>
<tr>
<td height="5"> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Film Indonesia mulai bangun setelah lama tertidur. ‘Merantau&#8217; merupakan salah satu film terbaru yang mengangkat budaya pencak silat.<br />
Meski film ini mengambil cerita dan budaya Indonesia asli tentang pencak silat. Namun, film yang akan dirilis bulan April 2009 ini ternyata di garap oleh sutradara dari daratan eropa asal Inggris, Gareth Huw Evans.</p>
<p>Ide untuk membuat film tentang pencak silat ini bermula dari sang sutradara yang telah membuat film dokumenter tentang pencak silat tahun lalu dan uniknya pria yang satu ini suka dengan seni bela diri tersebut.</p>
<p>&#8220;Sejak kecil saya memang suka dengan seni bela diri. Tahun lalu saya berkesempatan membuat film dokumenter tentang pencak silat, dari situ timbul keinginan membuat film tentang silat. Film ini nantinya memperkenalkan pencak silat dan budaya Indonesia pada dunia,&#8221; tutur Gareth.</p>
<p>Proses syuting Merantau mulai berlangsung Minggu (2/11) ini dengan mengambil lokasi Sumatra Barat dan Jakarta. Sederet bintang kenamaan tanah air, seperti Christine Hakim dan Donny Alamsyah turut andil dalam film ini.</p>
<p>Selain itu ada yang menarik tentang film ini, rencananya distribusi film ‘Merantau&#8217; akan dilepas hingga Amerika Serikat, Inggris dan lainnya.<strong>(Upi/Indoseleb)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2008/11/gareth-bikin-film-tentang-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
