<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Silatindonesia.Com</title>
	<atom:link href="http://silatindonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://silatindonesia.com</link>
	<description>Media Komunitas Pencak Silat Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Jan 2010 07:49:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Forum Peduli Pencak Silat Mahasiswa FIK UNJ</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2010/01/forum-peduli-pencak-silat-mahasiswa-fik-unj/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2010/01/forum-peduli-pencak-silat-mahasiswa-fik-unj/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 01:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serbaneka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr.Wb
Ditengah tengah keprihatinan terharhadap hasil yang  diperoleh Pencak Silat Di SEA GAMES  2009 Laos yang baru lalu , dimana tidak  adanya pesilat dari DKI Jakarta yang mewakili Indonesia , maka dilaksanakanlah  Diskusi Pencak Silat  oleh Forum Peduli Pencak Silat Mahasiswa FIK UNJ pada  tanggal 30 Desember 2009 bertempat di Ruang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr.Wb<br />
Ditengah tengah keprihatinan terharhadap hasil yang  diperoleh Pencak Silat Di SEA GAMES  2009 Laos yang baru lalu , dimana tidak  adanya pesilat dari DKI Jakarta yang mewakili Indonesia , maka dilaksanakanlah  Diskusi Pencak Silat  oleh Forum Peduli Pencak Silat Mahasiswa FIK UNJ pada  tanggal 30 Desember 2009 bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 FIK UNJ, Jl Pemuda  No. 10 Rawamangun Jakarta Timur. Yang hasilnya mengeluarkan</p>
<p>Rekomendasi  sbb :<br />
1.    Kepengurusan DKI perlu di perbaharui sesuai AD &amp; ART, karena  habis masa berlaku pada tahun 2007.<br />
2.    Perlu disusun buku pedoman  pembentukan  Tim (pelatda, pelatnas) meliputi : Atlet, Pelatih dan  Official.<br />
3.    Rintisan agar pencak silat masuk sekolah, dalam bentuk ekskul  dan mulok dengan menyusun buku  pedoman pelaksanaannya.<br />
4.    Peningkatan  perwasitan dan pelatih sesuai perkembangan iptek.<br />
5.    Perlu ada kebijakan  pemerintah tentang pencak silat sebagai budaya bangsa.<br />
6.    Sosialisas hasil  diskusi  ke media massa.<br />
7.    Adanya pertemuan lanjutan secara  berkala.<br />
8.    Perlunya dibentuk kemitraan dalam mengembangkan pencak  silat.<br />
9.    Dikembangkannya Forum peduli pencak silat sebagai lembaga mitra.<br />
10. Usulan adanya program Kejuaraan Eddy M Nalapraya Cup dan Pengangkatan  sebagai Bapak Pencak Silat Nasional.</p>
<p>HASIL FOCUS GROUP  DISCUSSION</p>
<p>PERKEMBANGAN PRESTASI PENCAK SILAT BERCERMIN DARI HASIL SEA  GAMES 2009 LAOS</p>
<p>Diskusi dilaksanakan oleh Forum Peduli Pencak Silat  Mahasiswa FIK UNJ pada tanggal 30 Desember 2009 bertempat di Ruang Sidang Lantai  2 FIK UNJ, Jl Pemuda No. 10 Rawamangun Jakarta Timur. Tel.  4893534</p>
<p>JAKARTA, 31 DESEMBER 2009</p>
<p>A.    Pendahuluan<br />
Ditengah-tengah kehausan informasi, diskusi dan kepada siapa akan  menyampaikan informasi, maka dengan diadakannya forum diskusi akan menjadi forum  yang tepat dalam memecahkan perrmasalahan pencak silat, jika informasi tersumbat  maka pemecahan permasalahan pencak silat akan melebar dan berjalan kemana-mana  tanpa tujuan dan ini akan menjadikan sulitnya pemecahan pencak  silat.<br />
Perkembangan prestasi pencak silat dewasa ini sangat memprihatinkan  dan perlu perhatian terutama diajang internasional SEA Games 2009 Laos, dari  situasi seperti ini maka sebagian kecil mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan  Universitas Negeri Jakarta yang mengikuti mata kuliah pencak silat yang  tergabung dalam Forum Peduli Pencak Silat Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta  berinisiatif menyelengarakan forum diskusi sederhana dengan mengundang instansi  dan dan perguruan pencak silat yang terkait serta para pakar perorangan untuk  sekedar silaturahmi dan membicarakan berbagai hal tentang pencak silat, dari  inisiatif yang kecil maka diharapkan adanya usulan dan dorongan kepada berbagai  pihak untuk bersama-sama meningkatkan pencak silat sebagai budaya bangsa di  negeri nya sendiri.<br />
Forum diskusi sangat penting untuk memberikan masukan  kepada IPSI khususnya menghadapi SEA Games 2011 agar Indonesia menjadi juara  umum di pencak silat karena Indonesia sebagai tuan rumah, jika Indonesia tidak  juara umum maka akan sulit dibayangkan bagaimana kemampuan Indonesia dalam  mengelola pencak silat sebagai budaya bangsa, yang katanya bangsa yang besar  adalah bangsa yang menghormati dan menghargai para pahlawan dan budayanya.</p>
<p>B.   Bentuk Kegiatan<br />
Kegiatan berbentuk diskusi kecil yaitu Focus Group  Discussion yang memposisikan semua peserta aktif  dalam seluruh  kegiatan.</p>
<p>C.   Tujuan<br />
1.    Silaturahmi antar masyarakat pencak  silat.<br />
2.    Membicarakan berbagai permasalahan pencak silat yang ada selama  ini.<br />
3.    Membicarakan perkembangan prestasi pencak silat terutama hasil SEA  Games 2009 Laos dimana Indonesia urutan ke 4 di bawah Vietnam, Malaysia dan  Thailand.<br />
4.    Memberi masukan kepada IPSI untuk menyusun program yang lebih  tepat dan menjawab peningkatan prestasi.</p>
<p>D.   Manfaat<br />
1.     Berkembangnya silaturahmi antar masyarakat pencak silat.<br />
2.    Munculnya  berbagai berbagai problem pencak silat yang terpendam.<br />
3.    Munculnya ide,  inisiatif, pemikiran untuk peningkatan pencak silat.<br />
4.    Sebagai masukan  dan evaluasi hasil kinerja IPSI agar selalu memenuhi tuntutan masyarakat pencak  silat.</p>
<p>E.   Pelaksanaan<br />
Dilaksanakan pada Rabu, 30 Desember 2009  bertempat di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri  Jakarta.</p>
<p>F.    Peserta<br />
Peserta yang diundang PB IPSI, Pengprov IPSI  DKI Jakarta, Pencab IPSI Jaktim, Jaksel, Jakbar, Jakut, Jakpus, Perguruan  Historis KPS Nusantara, Tapak Suci, Perisai Diri, Perisai Putih, Putra Betawi,  Setia Hati, Setia Hati Terate, KONI Prov DKI Jakarta, Dinas Olahraga dan Pemuda  Prov DKI Jakarta, Asosiasi Guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga Indonesia  (AGPORI), PUSKOR FIK UNJ.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2010/01/forum-peduli-pencak-silat-mahasiswa-fik-unj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencak Silat sebagai pilihan wajib Sekolah Ekskul Jakarta</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2010/01/pencak-silat-sebagai-pilihan-wajib-sekolah-ekskul-jakarta/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2010/01/pencak-silat-sebagai-pilihan-wajib-sekolah-ekskul-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 01:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr.Wb
Alhamdulillah setelah sekian lama akhirnya Pencak  Silat dimasukan sebagai olahraga Bela diri pilihan wajib Sekolah pada kegiatan  Ekskul di sekolah-sekolah DKI Jakarta dengan keluarnya Surat Edaran  No.176/SE/2009 oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bp.Drs.H.Taufik  Yudi Mulyanto.M.pd
Ini tidak lepas dari perjuangan insan-insan Pencak Silat  di DKI Jakarta, yang di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr.Wb</p>
<p>Alhamdulillah setelah sekian lama akhirnya Pencak  Silat dimasukan sebagai olahraga Bela diri pilihan wajib Sekolah pada kegiatan  Ekskul di sekolah-sekolah DKI Jakarta dengan keluarnya Surat Edaran  No.176/SE/2009 oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bp.Drs.H.Taufik  Yudi Mulyanto.M.pd<br />
Ini tidak lepas dari perjuangan insan-insan Pencak Silat  di DKI Jakarta, yang di lakukan oleh Bp.Drs.Denny Herawan selaku Ketua Asosiasi  Guru Pendidikan Olah raga DKI Jakarta ( AGPORI ) dkk.<br />
Sebelumnya beliau  menjadi Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Pelajar DKI Jakarta yang  diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang baru lalu.  Beliau juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMK 30 Jakarta dan Wakil Ketua Dewan  Pendekar PSN.Perisai Putih DKI Jakarta.<br />
Ini kesempatan bagi  Perguruan-perguruan Silat untuk mengembangkan Pencak Silat di sekolah-sekolah di  DKI Jakarta.<br />
Terima kasih kami sampaikan untuk semua pihak yang telah  memperjuangkannya pada umumnya dan khususnya kepada Bp.Drs.H.Taufik Yudi  Mulyanto.M.pd.</p>
<p>Wassalam<br />
Sudirman Yan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2010/01/pencak-silat-sebagai-pilihan-wajib-sekolah-ekskul-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laporan Pandangan Mata Diskusi Bulanan 16 Jan 2010</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2010/01/laporan-pandangan-mata-diskusi-bulanan-16-jan-2010/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2010/01/laporan-pandangan-mata-diskusi-bulanan-16-jan-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 04:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cover Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=531</guid>
		<description><![CDATA[Laporan pandangan mata dari lokasi Oleh Pangeran Muda
Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan barokah..
Tanpa di duga banyak yang hadir, mulai dari para pendekar dan senior2 Forum (Uda PArewa, One, Sarkam, Antara,dsbnya), hadir juga mas O&#8217;ong sang pendekar, mas Kalamangga (mas Bimo) dan putranya (mas Raka), Aki Sija, Abu Zakka, mas Pemulung, Dolly, Ghorylla (sereem).., hudz [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Laporan pandangan mata dari lokasi Oleh Pangeran Muda</em></p>
<p>Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan barokah..<br />
Tanpa di duga banyak yang hadir, mulai dari para pendekar dan senior2 Forum (Uda PArewa, One, Sarkam, Antara,dsbnya), hadir juga mas O&#8217;ong sang pendekar, mas Kalamangga (mas Bimo) dan putranya (mas Raka), Aki Sija, Abu Zakka, mas Pemulung, Dolly, Ghorylla (sereem).., hudz &amp; friend (beneran temen ya? bukan pacar kan? <img src="http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/wek.gif" border="0" alt="wek" />), anak2 Padjadjaran Nasional cbg yayasan, GGBD, Cingkrik Goning, Beksi, Paseban Pengasinan, Cikalongers, Yusuf, Uda Aslim dan mas Syamsul, bang Ochid, bang Antara, dan yang lainnya (maaf gak kesebuut)..</p>
<p>Animo dan antusias yang luar biasa, dari sini saya bisa melihat spirit dalam memajukan silat..dan terbukti sudah jalan selama 3 tahun ini dan tanpa di duga forum bisa menjadi seperti sekarang ini  <img src="http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/thumbsup.gif" border="0" alt="top" /> walaupun org2 gilanya udah banyak yang waras  <img src="http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/0102-bigsmile.gif" border="0" alt="Cheesy" />..<br />
Ide-ide diutarakan..sharing-sharing di utarakan (nanti akan di sarikan lebih lengkap oleh sang notulen yang sodaqoh Lontong..(Hill).. <img src="http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/0110-tongueout.gif" border="0" alt="Tongue" /></p>
<p>Hampir semua setuju bahwa penanaman silat dan agar anak Indonesia mencintai Silat adalah di mulai dari nuclear family yaitu keluarga inti..<br />
Orang tua memberi peranan sangat besar dan juga porsinya dalam penanaman cinta silat dan cinta budaya Indonesia.<br />
Beberapa tips utk ortu ke anak juga di beber oleh mas Kalamangga, bahwa ortu harus bisa memberikan rasa secure terhadap anak dan juga bisa mengarahkan anak.</p>
<p>Ada info yang melegakan dlam pertemuan itu, bahwa ternyata sudah ada SK (?) atau keputusan agar tiap2 sekolah harus memasukkan silat dalam kurikulumnya..akan tetapi hal ini harus di perjelas lagi (agar tidak terjadi mis intepretasi.</p>
<p>Ada beberapa hal yang mengerucut dal;am diskusi kemarin sabtu..(CMIIW)..<br />
1. Membuat join grup di FB utk menggalang kritik yang membangun ke Paddle Pop dengan mengajukan sequel ke 2 (kalau ada) harus ada silat dan juga mengundang para simpatisan silat utk mewujudkan sadar dan melek silat sebagai budaya dan warisan Indonesia.</p>
<p>2. Membuat aksi damai (semacam demonstrasi) di tempat yang sangat strategis (cont : Bunderan HI) dan momentumnya bertepatan dengan Car Free Day. Aksi damai ini (awalnya sebenarnya ingin bikin event tapi dikarenakan terbentur biaya yang pastinya cukup[ besar) akan mengundang partisipan dari tiap perguruan silat baik yang orientasi ke sport maupun yang tradisional; aksi dilakukan dengan semua peserta menggunakan atribut silat dan (tentunya) seragam silat; objektif dari acara aksi damai ini adalah semacam gebrakan agar pemerintah dan masyarakat &#8220;ngeh&#8221; akan keberadaan silat; disitu (kalau) diliput stasiun TV maka akan ada kesempatan utk mengutarakan maksud kita ke publik secara massal (termasuk mensosialisaikan ESI secara world wide (?) mohon koreksinya mas Kalamangga dan Uda Aslim..</p>
<p>3. Membuat Gelanggang Silih Berganti (meminjam istilah mas O&#8217;ong).<br />
Dengan tujuan adalah dinas dan memberikan alternativ dan juga membuka mata pemrth.</p>
<p>Hal yang sama adalah bahwa banyak orang yang (mungkin) lebih memilih bayar perbulan ratusan ribu utk bela diri asing dari pada spending ratusan ribu yang sama ke silat..ini sangat menggangu pikiran kita..bahwa ada apa dengan silat? apaklah saking kampungannya sampai mereka sayang menyisihkan uang mereka ke silat? Benarkah orang akan lebih bangga diketahui bahwa dia belajar bela diri asing dari pada diketahui dia belajar silat?<br />
Hal-hal ini yang memicu kita agar bisa berpikir lebih dalam, apalgi ketika mendengar komparasi dari mas O&#8217;ong bahwa presiden silat Thailand lebih tanggap utk memajukan silat (dengan tindakan) dari pada pengurus silat di Indonesia yang selalu berkutat dalam tahapan pembahasan, mengapa indonesia kalah?<br />
Sampai kapan hal ini akan terjadi?<br />
Bagi saya, ini adalah tugas kita semua yang merasa mencintai silat dan kita perlu komitmen dengan diri sendiri akan bahu membahu dalam memajukan silat di Indonesia!</p>
<p>http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1471.105.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2010/01/laporan-pandangan-mata-diskusi-bulanan-16-jan-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Info Diskusi Bulanan Silat (16 Jan 2010)</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2010/01/info-diskusi-bulanan-silat-16-jan-2010/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2010/01/info-diskusi-bulanan-silat-16-jan-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 04:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cover Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=528</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat Silat Indonesia Bagi yang mau ikut acara diskusi Bulanan Pencak Silat Temanya &#8220;Bisakah Anak Indonesia Mencintai Silat?&#8221; akan diselenggarakan Sabtu, 16 Januari 2010, jam 10.00 di Gedung Persilat, Padepokan Pencak Silat TMII.
Linknya bisa di;ihat disini
http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1471.105.html
Info ini sekaligus undangan terbuka&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a onclick="ft(&quot;4:9:17:768107801:::0:::250885985641::&quot;);" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=768107801&amp;ref=nf">Sahabat Silat Indonesia</a> Bagi yang mau ikut acara diskusi Bulanan Pencak Silat Temanya &#8220;Bisakah Anak Indonesia Mencintai Silat?&#8221; akan diselenggarakan Sabtu, 16 Januari 2010, jam 10.00 di Gedung Persilat, Padepokan Pencak Silat TMII.</h3>
<p>Linknya bisa di;ihat disini</p>
<p>http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1471.105.html</p>
<p>Info ini sekaligus undangan terbuka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2010/01/info-diskusi-bulanan-silat-16-jan-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MINI MARTIAL ARTS FEST</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2010/01/mini-martial-arts-fest/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2010/01/mini-martial-arts-fest/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 02:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Flash Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;MINI MARTIAL ARTS FEST&#8221; 
Tanggal      : 19 &#8211; 21 Febuari 2010
Tempat      : Assembly Hall Jakarta Hilton Convention Centre ( JHCC ), Disini kami mengajak seluruh rekan rekan bela diri untuk mengisi acara ini untuk mempromosikan dan boleh membuka pendaftaran untuk murid/ peserta baru bagi kelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: large;"><strong>&#8220;MINI MARTIAL ARTS FEST&#8221;</strong> </span></p>
<p>Tanggal      : 19 &#8211; 21 Febuari 2010<br />
Tempat      : Assembly Hall Jakarta Hilton Convention Centre ( JHCC ), Disini kami mengajak seluruh rekan rekan bela diri untuk mengisi acara ini untuk mempromosikan dan boleh membuka pendaftaran untuk murid/ peserta baru bagi kelas bela diri rekan rekan sekalian, dan yg pasti kami tidak akan memungut biaya alias GRATIS !</p>
<p>Cukup ikuti langkah langkah mudah berikut :</p>
<p>1.Telp langsung kami di 021 700 41 567 atau email langsung kami di <a href="mailto:Dojosdojo@yahoo.com">Dojosdojo@yahoo.com</a></p>
<p>2.Secara umum pendaftar pertama yg akan diprioritaskan</p>
<p>3.kami akan memberikan konfirmasikan kembali secepatnya bila rekan rekan terpilih menjadi peserta di acara ini, ( kami hanya menerima 1 atau maksimal 2 club atau organisasi yg sejenis agar acara lebih dinamis, contoh : utk bela diri kendo club kendo A yg pertama mendaftar dan terpilih, dan bila ada peserta serta waktu yg cukup maka jika Club kendo B juga terpilih maka materi demonya akan diatur agar tidak sama )</p>
<p>4. Materti Demo secara garis besar sbb : BASIC &#8211; TEHNIK &#8211; APLIKASI &#8211; APLIKASI PRAKTIS / STREET APPLICATION, yg bisa anda rekam dan upload ke Youtube dan berikan kami linknya pada kami untuk di tampilkan di thread ini. bila peserta untuk satu jenis bela diri banyak yg mendaftar maka peragaan yg paling menarik yg akan kami pilih tentunya dengan bantuan suara rekan rekan juga.</p>
<p>5. Teknis Peragaan/ Demo :</p>
<p>*** First Thing First : Faktor Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama kami, hal ini akan didiskusikan kemudian saat gladi bersih</p>
<p>***Durasi           : 10 &#8211; 15 menit</p>
<p>***Arena demo : 6 x 6 meter dg matras puzzle tebal 2cm sebagai alas sudah kami sediakan, bila anda butuh matras dg spesifikasi khusus harus dibawa sendiri dan di koordinasikan pada panitia.</p>
<p>***Musik : kami menyediakan Mini Compo dg mic untuk MC, musik silahkan anda siapkan sendiri ( harus ada satu orang yg jadi MC untuk menjelaskan dan mungkin menjawab bila anda membuat sesi tanya jawab.</p>
<p>***Sesi Tanya Jawab : tergantung peserta tetapi satu hal yg tidak diperkenankan yaitu membuat sesi tanya jawab menjadi sesi pembuktian atau yg lebih umum adalah sesi tantang menantang, bila hal ini terjadi peserta akan langsung kami persilahkan untuk menyudahi acaranya.<br />
disini sesi ini pasti akan muncul pertanyaan dan mungkin nada miring dari para penonton, untuk hal ini kami sudah siapkan teknis penyelesaiannya nanti di sesi gladi resik.</p>
<p>***Pembukaan pendaftaran : Formulir bisa dititipkan pada stand kami dimana ada beberapa hal yg harus tercantum pada formulir pendaftaran tersebut yaitu :</p>
<p><strong>a. nama, alamat, serta nomor telp yg bisa dihubungi (alamat email dan website akan lebih baik lagi )<br />
b. biaya pendaftaran, iuran, serta biaya biaya lain yg perlu diketahui calon pendaftar baik kelas umum maupun private<br />
c. jadwal latihan umum dan private kalau ada.<br />
d. Peraturan club/ organisasi yg harus dipatuhi untuk peserta yg sudah join<br />
e. Kurikulum pelatihan </strong></p>
<p>Berikut adalah beberapa rekan yg sudah konfirmasi akan ikut dalam <span style="font-size: large;"><strong>&#8220;MINI MARTIAL ART FEST&#8221;</strong></span> ini :</p>
<p><span style="color: blue;">1. Kabutowari Kendo Club = Kendo + Confirm<br />
2. Belati = bela diri pisau + Confirm<br />
3. INC   = nunchaku club + Confirm<br />
4. JKC   = Kenjutsu + Confirm</span><br />
5. BJJ    = Clubnya Bro Budi yg di Glodok ( msh dalam proses )<br />
<span style="color: blue;">6. Krav Maga = Clubnya bro david dan bro ueno + confirm</span><br />
7. Golok Seliwa = Siapa lagi kalau bukan Pak Husein ( msh dalam proses )<br />
8. Anggar = Clubnya pak Ganefio<br />
9. Taekwondo WTF = Clubnya Bro Alfian Hotel Sultan ( Msh dalam prosess )<br />
10.Aikido = Dojo Cempaka Putih ( dalam Proses )<br />
11.Sambo = Klub Sambo &#8211; Judo Pak Saleh ( dalam Proses )<br />
12.Jujitsu Tradisional = Dojo Pak Ben Haryo ( dalam proses )<br />
13.Karate Wado Ryu = Pak Ben Haryo ( dalam Proses<br />
<span style="color: blue;">14.Silat Paseban = Babe Cacang + Confirm</span><br />
<span style="color: blue;">15. Silat Pengasinan = Bro Galih + Confirm</span><br />
jadi bagi rekan rekan yg ingin promosi atau ingin sekedar melestarikan bela diri yg anda pelajari silahkan secepatnya hubungi kami baik telp 021 700 41 567 maupun email <a href="mailto:dojosdojo@yahoo.com">dojosdojo@yahoo.com</a></p>
<p>Acara ini kami selenggarakan pada pameran :</p>
<p>&#8221; Indonesia OutDoor Exhibition 2010 &#8211; Sports Hobbies Lifestyle &#8221;</p>
<p>dimana kami adalah salah satu pesertanya, dimana pameran ini diikuti oleh seluruh komunitas outdoor baik dalam maupun luar negeri, seperti SkateBoard, Climbing, Fishing, Biking, Martial Arts,<br />
info mengenai pameran ini, anda bisa mengunjungi website berikut :</p>
<p>Info lengkapnya ada di :</p>
<p>http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2671720</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2010/01/mini-martial-arts-fest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situs Forum Diskusi Komunitas pencak silat Indonesia</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2009/12/situs-forum-diskusi-komunitas-pencak-silat-indonesia/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2009/12/situs-forum-diskusi-komunitas-pencak-silat-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sahabat Silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[ 

 
Situs Forum Diskusi Komunitas pencak silat Indonesia 
 Kalau dipikir-pikir berapa banyak sih pesilat di Indonesia, dan berapa pula yang aktif di Internet sehingga di perlukannya web forum khusus pencak silat. Jawabnya adalah tidaklah terlalu banyak pesilat yang aktif di dunia maya, itupun dalam jumlah yang belum fantastis. Seperti Milis dan juga forum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> <a title="Permanent Link: Situs Forum Diskusi Komunitas pencak silat Indonesia" rel="bookmark" href="http://silat.blogsome.com/2007/05/02/situs-forum-diskusi-komunitas-pencak-silat-indonesia/"><br />
</a></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><strong>Situs Forum Diskusi Komunitas pencak silat Indonesia</strong> </strong></p>
<p><strong><img style="width: 264px; height: 182px;" src="http://silat.blogsome.com/wp-admin/images/for.jpg" border="1" alt="" hspace="5" vspace="5" width="264" height="182" align="right" /> Kalau dipikir-pikir berapa banyak sih pesilat di Indonesia, dan berapa pula yang aktif di Internet sehingga di perlukannya web forum khusus pencak silat. Jawabnya adalah tidaklah terlalu banyak pesilat yang aktif di dunia maya, itupun dalam jumlah yang belum fantastis. Seperti Milis dan juga forum diskusi, memang lebih ramai oleh pesilat asing, mengapa? Silahkan jawab sendiri. </strong></p>
<p><strong>Tapi sepertinya usaha komunitas pencak silat yang bernaung di bawah bendera silatindinesia.com ( silatindonesia network) berserta jajaran Forum Pecinta Pelestari Silat Tradisional (FP2TS) atau “sahabat silat” tetap bersemangat membuka wahana dunia Silat di jalur maya. </strong></p>
<p><strong>Tidak sedikit yang meragukan mereka, tapi keraguan ini sudah mulai terjawab, dengan pembuktian komitment mereka dalam dunia maya maupun dalam kegiatan hariannya. Tidak ada fanatic ke perguruan tertentu menyebabkan anggota komunitas ini selalu terbuka dengan hal-hal baru disekitar mereka. Karena dengan bekomunitas identitas perguruan yang pernah mereka ikuti juga tidak akan luntur bahkan mungkin akan semakin bertambah wawasannya. </strong></p>
<p><strong>Sayangnya banyak kawan-kawan pesilat yang belum menyadari arti pentingnya berkomunitas dalam artian bergaul di luar lingkungan perguruannya, sehingga konsep pemikiran sebagain pesilat masih tertuju pada loyalitas perguruan, padahal kalau mau jujur dan berpikir terbuka, akan banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama dan akan menguntungkan semua pihak, dan ini juga tidakakan mengurangi sikap loyal kepada perguruan dimana ia berasal. </strong></p>
<p><strong>Tapi bagaimanapun juga kita tetap menghargai mereka yang masih menutup diri (bukan perguruan yang menutup diri, tapi dirinya sendiri yang tertutup dengan alasan loyalitas perguruannya tadi) dalam bincang-bincang dengan orang nomor satu di jajaran <span>IPSI</span> dan <span>PERSILAT</span> juga di akui bahwa pesilat di Indonesia umumnya kurang begitu peduli dengan silat lainnya, pada umumnya akan begitu fanatic dengan perguruannya. </strong></p>
<p><strong>Hal inilah salah satu penyebab silat di Indonesia kurang begitu berkembang, satu sama lain, tidak saling membantu apalagi bersilaturahmi padahal kalau di selidiki hampir semua aliran silat dahulunya bersaudara ( satu rumpun) sebut saja silat cimande, Cikalong, Sabandar, karimadi, cikaret, silek toa, dan masih banyak aliran lainnya yang berasal dari rumpun Nusantara. </strong></p>
<p><strong>Mengapa kita harus berdiri sendiri, mengapa kita harus membusungkan dada, mengapa sulitnya bergaul dengan perguruan lainnya, kalau asal-usulnya perguruan tersebut adalah satu rumpun, atau takut rahasinya terbongkar? atau ilmunya di curi? atau dan atau lainnya. Banyak juga yang salah kaprah dengan silat tradisional yang kesannya tertutup, nyatanya umumnya mereka terbuka, ini dibuktikan dengan hasil pertemuan-pertemuan dengan pewaris silat dari betawi, sebut saja, silat Sabeni, Silat Cingrik, silat Paseban, dan masih banyak lainnya. Kalau saja pewarisnya saja terbuka kenapa yang sudah menjadi organisasi (perguruan) kesannya lebih menutup diri ?, ada apa dengan perguruan silat di Indonesia. </strong></p>
<p><strong>Oleh sebab itu dibutuhkan saluran komunikasi yang jujur, terbuka dan saling menguntungkan, melalui media online salah satunya, dimana seorang pesilat dapat berinteraksi dengan pesilat lainnya, bertukar informasi yang berguna dan saling mendukung satu sama lainnya. Apalagi sekarang jamannya globalisasi jadi apapun, dimanapun informasi begitu cepatnya. Dimana beladiri lain telah berlari kencang didukung oleh organisasi dan anggota-anggotanya, perguruasn silat kita malah sibuk menutup diri dan tidak mau bergaul. Melalui media Forum Diskusi dibuka seluas-luasnya aliran informasi yang masuk, yang dapat dicerna oleh semua orang dan harapannya informasi tersebut menjadi bagian silaturahmi yang memperkuat jatidiri pencak silat, karena para pecintanya begitu peduli dan bangga dengan seni beladiri bangsanya. </strong></p>
<p><strong>Yang tidak kalah pentingnya ternyata banyak simpati dari pengemar beladiri lain yang mendukung Komunitas Online ini, karena selama ini banyak yang tidak tahu apa sesungguhnya pencak silat itu sebenarnya, apakah ilmu klenik semata atau ada Intan dan berlian di dalam pencak silat yang tidak diketahui. </strong></p>
<p><strong>Akhir kata, mohon maaf bila tulisan ini agak menggurui, ini hanyalah konsep semata dimana kita sebagai pesilat yang mencintai pencak silat, agar dapat membuka diri kita masing-masing, tujuannya agar pesilat dapat duduk manis bersama-sama dan melakukan kegiatan yang bermanfaat, karena pendekar sejati tidak hanya dikenal di lingkungan dimana dia lahir, tapi bagaimana seorang pendekar mampu mengamalkan ilmunya untuk masyarakat banyak. Amin(Yanweka)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2009/12/situs-forum-diskusi-komunitas-pencak-silat-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencak Silat dalam Era Kolaborasi dan Komunitas</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-dalam-era-kolaborasi-dan-komunitas/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-dalam-era-kolaborasi-dan-komunitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Khusus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin terasa janggal makna dari kolaborasi dalam dunia pencak silat di era modern saat ini, banyak pula kritikan bahkan kecurigaan yang berlebih menanggapi pencak silat dalam kolaborasinya dalam sebuah komunitas.
Batasan atau skat-skat yang selama ini menjadi penjara informasi menyebabkan banyak ketertinggalan dalam dunia pencak silat, penggalian informasi sudah sejak lama dilakukan dengan dan oleh beragam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Mungkin terasa janggal makna dari kolaborasi dalam dunia pencak silat di era modern saat ini, banyak pula kritikan bahkan kecurigaan yang berlebih menanggapi pencak silat dalam kolaborasinya dalam sebuah komunitas.</p>
<p>Batasan atau skat-skat yang selama ini menjadi penjara informasi menyebabkan banyak ketertinggalan dalam dunia pencak silat, penggalian informasi sudah sejak lama dilakukan dengan dan oleh beragam media sebut saja Majalah maupun media elekronik lainnya.</p>
<p>Batasan-batasan informasi pun semakin diperluas oleh gerakan komunitas dalam pencak silat yang menyebabkan pesilat melakukan kerjasama yang apik, unik dalam menggali dan bertukar informasi tentang pencak silat dalam kaidah kolaborasi.</p>
<p>Sebagai contoh wikipedia adalah salah satu media web yang menggunakan kekuatan kolaborasi ini, setiap orang dari di belahan dunia manapun saling berbagi dan memberi informasi tentang apa yang mereka ketahui dan menjadikan wikipedia sebagai salah satu ensiklopedia terluas dan terlengkap saat ini.</p>
<p>Hal ini dibangun oleh komunitas “open mind” yang menyadari bahwa informasi sangatlah penting bagi kehidupan manusia baik sejarah dan perkembangannya, lalu bagaimana dengan pencak silat?.</p>
<p>Kolaborasi bisa terjadi bila masing-masing individu dalam hal ini pesilat yang telah menyadari bahwa informasi mengenai pencak silat adalah milik umum, apalagi kebenaran informasi akan menjadi tolak ukur karena saling melengkapi satu dengan yang lainnya.</p></div>
<div style="text-align: justify;"><a name="more"></a>Sebagai contoh sebuah aliran yang sulit di telusuri karena ada perguruan silat yang merahasiakan sejarah aliran tertentu, lalu bagaimana informasi tentang kebenaran bisa di ungkapkan?, salah satunya karena sesunggunya informasi adalah milik umum dan apapun yang dirahasiakan atau di tutupi akan tetap kembali menjadi milik umum atau public.</div>
<div style="text-align: justify;">
Dalam fenomena berkomunitas dibutuhkan hal-hal berikut antara lain:<br />
1. Opennes – keterbukaan<br />
2. Sharing – berbagi<br />
3. Action global – bertindak global<br />
4. Peering – kerjasama</p>
<p>Empat syarat inilah yang akan menentukan berkembangnya komunitas dalam menggali pencak silat dalam berbagai aspek dan sejarahnya. Dalam komunitas pola hubungan antar pesilat dibentuk, dan disertai dengan kegiatan, kecendurungan ini akan menghasilkan sebuah fenomena pencak silat menjadi sebuah beladiri yang terjaga, terlindungi, terawat dan terbuka.</p>
<p>Walaupun ada sebagian pesilat yang mengkritik dengan tajam tentang tujuan berkomunitas tapi hal ini tidak akan berlangsung lama, karena umumnya setalah mereka mengetahui, merasakan bagaimana komunitas itu bekerja disinilah kesadaran dan kerbukaannya mulai tumbuh.</p>
<p>Komunitas hadir karena ruang informasi yang sempit dan terbatas, dan situasi ini memang sengaja di ciptakan oleh beberapa perguruan yang sengaja menutup rapat-rapat perguruannya karena ada hal-hal yang tidak ingin diketahui public, padahal kalau mau jujur perguruan tersebut mendapatkan atau mengolah jurus-jurusnya dari aliran yang berkembang saat itu, lalu di kolaborasikan di dalam perguruannya dan jadilah sebuah perguruan yang memiliki jurus-jurus yang handal. Lain halnya bila perguruan tersebut memang terbatas dalam pengelolaannya, sehingga tidak tersedia Sumber daya manusia yang mampu.</p>
<p>Dari sini bisa di tarik kesimpulan bahwa silat bukanlah milik sebuah perguruan tertentu, kewajiban sebuah perguruan adalah menjaga kemurnian alirannya dengan baik dengan memberikan informasi yang benar, bukan di tutupi. Karena dengan menutup diri, informasi akan tersumbat dan menyebabkan orang lain salah dalam memandang perguruan tersebut.</p>
<p>Kini saatnya pesilat harus membuka diri, tidak ada batasan seorang pesilat untuk belajar lebih jauh, berikan informasi yang benar dan catatlah semua sejarah dalam dokumentasi yang baik, jangan sampai silat kita ini terus menerus menjadi anak tiri di negerinya sendiri. (Yanweka)</p></div>
<p><em>Sumber : www.silat.blogsome.com </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-dalam-era-kolaborasi-dan-komunitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prabowo Buka Kejurnas Pencak Silat Mahasiswa di Bandung</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2009/12/prabowo-buka-kejurnas-pencak-silat-mahasiswa-di-bandung/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2009/12/prabowo-buka-kejurnas-pencak-silat-mahasiswa-di-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:40:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flash Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif, BANDUNG -Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar Perguruan Tinggi hari ini dimulai. Sebanyak 486 pendekar dari 88 perguruan tinggi akan berlaga di aula Grha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran, Bandung.
Menurut Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Prabowo, kejuaraan kali ini adalah yang terbesar dibanding acara sebelumya. Pengurus ikatan akan menjadikan ajang itu sebagai ajang pembibitan atlet nasional. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #666666;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>, <span style="color: #666666;"><strong>BANDUNG</strong></span> -Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar Perguruan Tinggi hari ini dimulai. Sebanyak 486 pendekar dari 88 perguruan tinggi akan berlaga di aula Grha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran, Bandung.</p>
<p>Menurut Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Prabowo, kejuaraan kali ini adalah yang terbesar dibanding acara sebelumya. Pengurus ikatan akan menjadikan ajang itu sebagai ajang pembibitan atlet nasional. Para juara nantinya akan ditawari beasiswa untuk berlatih ilmu bela diri di berbagai negara.</p>
<p>Sebelum diberangkatkan, para pendekar mahasiswa itu akan disaring dengan beberapa syarat. Diantaranya bakat, prestasi, semangat, dan kondisi fisiknya. Sebelumnya, IPSI telah mengirim berbagai atlet pencak silat ke Korea dan Cina untuk belajar taekwondo dan judo. &#8220;Ada yang universal gerakan pencak silat dengan cabang itu (taekwondo dan judo), seperti fisik, daya juang, kecepatan, kelenturan, dan daya juang,&#8221; ujarnya di Bandung, Senin (28/12).</p>
<p>Masa latihan di luar negeri itu diharapkan bisa lebih dari setahun. Duit untuk beasiswa jangka panjang itu, kata Prabowo, akan dicari IPSI lewat pengumpulan dana. Calon yang berminat juga akan ditanya soal komitmen. &#8220;Mau nggak mendedikasikan hidupnya hingga 5 tahun ke depan untuk pencak silat,&#8221; ujarnya. Namun kuota jumlah pendekar yang akan diberi beasiswa latihan di luar negeri itu belum bisa dipastikan.</p>
<p>Ketua pelaksana Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar Perguruan Tinggi Diah Ayu Nurhasanah mengatakan, panitia mempertandingkan nomor tarung putra dan putri seni tunggal, ganda, dan regu. Pertandingan akan digelar setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 10 malam. Acara dua tahunan yang memperebutkan piala Menteri Pemuda dan Olahraga itu berhadiah Rp 1-5 juta.</p>
<p>ANWAR SISWADI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2009/12/prabowo-buka-kejurnas-pencak-silat-mahasiswa-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencak Silat Sanggup Tumbuhkan Karakter Bangsa</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-sanggup-tumbuhkan-karakter-bangsa/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-sanggup-tumbuhkan-karakter-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:34:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Laporan oleh: Ratih Anbarini
[Unpad.ac.id, 28/12] Olah raga Pencak Silat yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia mampu menumbuhkan karakter bangsa yang kuat dan pemberani. Watak tersebut sangat dibutuhkan bangsa Indonesia yang saat ini masih berada dalam posisi lemah dan belum mampu berdiri sendiri. Melalui Pencak Silat pula diharapkan tumbuh pemimpin-pemimpin bangsa yang sanggup mengangkat Indonesia dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Laporan oleh: Ratih Anbarini</p>
<p>[Unpad.ac.id, 28/12] Olah raga Pencak Silat yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia mampu menumbuhkan karakter bangsa yang kuat dan pemberani. Watak tersebut sangat dibutuhkan bangsa Indonesia yang saat ini masih berada dalam posisi lemah dan belum mampu berdiri sendiri. Melalui Pencak Silat pula diharapkan tumbuh pemimpin-pemimpin bangsa yang sanggup mengangkat Indonesia dari keterpurukan.</p>
<div id="attachment_18825" style="width: 310px;"><a href="http://www.unpad.ac.id/files/data/2009/12/silat2.jpg"><img title="silat2" src="http://www.unpad.ac.id/files/data/2009/12/silat2-300x200.jpg" alt="Para peserta kejurnas dari 88 perguruan tinggi seluruh Indonesia (Foto: Tedi Yusup)" width="300" height="200" /></a>Para peserta kejurnas dari 88 perguruan tinggi seluruh Indonesia (Foto: Tedi Yusup)</div>
<p>Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Letjen TNI (Purn), Prabowo Subianto, saat membuka Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antarperguruan Tinggi se-Indonesia III, Senin (28/12) di Grha Sanusi Hardjadinata, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung. Dalam sambutannya tersebut ia menekankan bahwa Pencak Silat merupakan bagian yang penting dalam pembangunan watak bangsa Indonesia yang kuat dan mampu bersaing dengan negara lain.</p>
<p>“Jiwa, badan, dan watak yang lemah dalam sebuah bangsa hanya akan membuat rakyatnya menjadi lemah dan dijadikan sasaran penjajahan bangsa lain secara budaya dan ekonomi,” ujar Prabowo di hadapan lebih dari 400 atlet peserta kejuaraan tersebut yang berasal dari 88 perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Dalam sambutannya itu pula, ia menyinggung keberhasilan Vietnam yang mampu mengalahkan tim Pencak Silat Indonesia dalam Sea Games 2009 yang digelar di Laos beberapa waktu lalu. Prabowo mengatakan bahwa jenis olahraga bela diri tersebut sudah mendapat tempat yang cukup baik di negara-negara lain. Namun di sisi lain, lanjut Prabowo, fakta tersebut juga merupakan cambuk bagi bangsa Indonesia untuk lebih memperhatikan perkembangan olahraga di Indonesia.</p>
<p>“Tidak dapat dipungkiri bahwa Pencak Silat sebagai olahraga bela diri peninggalan nenek moyang kita sudah dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Olahraga tersebut dipelajari oleh banyak orang di negara-negara lain. Tahun lalu saya berjumpa dengan atlet asal Rusia, Kamboja, Yaman, dan beberapa negara lain yang belajar Pencak Silat berbulan-bulan di Indonesia,” ungkap Prabowo.</p>
<p>Sebagai investasi jangka pendek dan panjang, Prabowo mengaku telah menyiapkan beasiswa bagi atlet-atlet berprestasi yang muncul lewat ajang Kejurnas Pencak Silat Antarperguruan Tinggi se-Indonesia III ini. Beasiswa tersebut, jelas Prabowo, diberikan bagi mereka melalui tahapan <em>talent scouting</em> untuk menjaring peserta beasiswa yang benar-benar berkualitas dan memiliki komitmen kuat mengembangkan dan memajukan Pencak Silat di Indonesia.</p>
<p><strong>Pelestarian budaya<br />
</strong>Sementara itu, Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia yang juga menyampaikan sambutan dalam pembukaan kejuaraan tersebut menyebut bahwa atlet-atlet berbakat dunia muncul dari kalangan mahasiswa. Ia menilai bahwa saat masih menjadi mahasiswa, prestasi olahraga yang mengedepankan sportivitas dan <em>character building</em> mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. “Lihat saja pemain basket top NBA yang muncul dari kalangan mahasiswa,” ujar Rektor.</p>
<div id="attachment_18827" style="width: 310px;"><a href="http://www.unpad.ac.id/files/data/2009/12/silat1.jpg"><img title="silat1" src="http://www.unpad.ac.id/files/data/2009/12/silat1-300x200.jpg" alt="Prabowo Subianto didampingi Rektor Unpad menjawab pertanyaan para wartawan (Foto: Tedi Yusup)" width="300" height="200" /></a>Prabowo Subianto didampingi Rektor Unpad menjawab pertanyaan para wartawan (Foto: Tedi Yusup)</div>
<p>Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unpad, dr. Trias Nugrahadi, Sp. KN. yang ditemui usai acara pembukaan mengungkapkan bahwa target kemenangan bagi tim Unpad bukan merupakan hal yang penting. Menurutnya, semangat berolahraga dan pelestarian budaya bangsa serta pembentukan <em>softskill </em>berupa pembangunan karakter dan watak diri yang kuat merupakan hal terpenting diselenggarakannya kegiatan ini.</p>
<p>“Keikutsertaan 88 perguruan tinggi dengan lebih dari 400 atlet membuktikan bahwa perguruan tinggi juga berperan dalam pelestarian budaya bangsa dalam hal ini olahraga Pencak Silat yang merupakan peninggalan nenek moyang kita,” jelas dr. Trias.</p>
<p>Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antarperguruan Tinggi se-Indonesia merupakan ajang dua tahunan yang diikuti seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antarperguruan Tinggi se-Indonesia pertama kali digelar pada 2005. Pada 2007, kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) itu diselenggarakan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Saat itu Universitas Syahkirti Palembang menjadi juara umum.</p>
<p>Tahun ini, perhelatan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antarperguruan Tinggi se-Indonesia itu digelar di Unpad yang diikuti oleh 88 perguruan tinggi se-Indonesia dan melibatkan 318 atlet putra dan 163 atlet putri. Selain Piala Bergilir Menegpora, ratusan atlet tersebut juga akan memperebutkan Piala Tetap Rektor Unpad, Piala Tetap Gubernur Jabar, Piala Pengurus Besar IPSI, Piala Tetap KONI Jabar, Piala Tetap Pengda IPSI Jabar, uang pembinaan dan piagam. <em>(eh)* </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2009/12/pencak-silat-sanggup-tumbuhkan-karakter-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ilmu Pencak Silat Batin</title>
		<link>http://silatindonesia.com/2009/12/ilmu-pencak-silat-batin/</link>
		<comments>http://silatindonesia.com/2009/12/ilmu-pencak-silat-batin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://silatindonesia.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[

Kita selalu melihat para pendekar silat maupun pendekar kungfu, pendekar karate, judo dan sebagainya ketika beraksi sangat luar biasa. sekali tebas saja sudah mampu melumpuhkan lawan. bukan itu saja, meski lawan melebihi dari satu orangpun sipendekar mampu berkelit menyelamatkan diri, bahkan mampu melumpuhkan sipenyerang hingga tidak dapat berkutik.
Tentu semua yang dimiliki oleh sang pendekar merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p>Kita selalu melihat para pendekar silat maupun pendekar kungfu, pendekar karate, judo dan sebagainya ketika beraksi sangat luar biasa. sekali tebas saja sudah mampu melumpuhkan lawan. bukan itu saja, meski lawan melebihi dari satu orangpun sipendekar mampu berkelit menyelamatkan diri, bahkan mampu melumpuhkan sipenyerang hingga tidak dapat berkutik.</p>
<p>Tentu semua yang dimiliki oleh sang pendekar merupakan ilmu silat yang didapat bukan sehari dua hari hingga mampu selihai/semahir itu. Dengan percaya diri yang kuat sekaligus dengan kekuatan tenaga dalam yang penuh mampu melumpuhkan satu persatu lawannya.</p>
<p>Karena untuk menjadi seorang yang mahir tidaklah gampang/mudah, sudah tentu memerlukan waktu yang panjang untuk dapat meyerap teknik silat yang banyak, dengan demikian maka ketangkasan baru dapat dimiliki secara sempurna.</p>
<p>Bagaimana kalau seseorang yang ingin menguasai ilmu silat tetapi tidak memiliki waktu yang cukup karena kesibukan atau kebutuhan yang mendesak? Misalnya belum pernah belajar silat tetapi tiba tiba dijalan yang sepi dihadang oleh penyamun/segerombolan preman yang mengancam nyawanya, atau tiba tiba rumah dimasuki maling lalu maling akan membunuhnya. banyak zaman sekarang ini yang harus diwaspadai dalam hal keselamatan diri atau keluarga. setidaknya mampu menyelamatkan diri walau tidak mampu melumpuhkan musuh.</p>
<p>Orang tua kita dulu banyak bercerita pengalaman mereka ketika bagaimana menyelamatkan diri dari para penjajah, apalagi melawan dan melumpuhkan perampok dengan mudahnya. semua yang mereka lakukan dalam upaya membela diri, membela keluarga bahkan membela negara dalam memperjuangkan kemerdekaan.</p>
<p>Untuk mampu seperti itu diperlukan ketangkasan khusus yang disebut dengan pencak silat, kalau di negara jepang lebih dikenal dengan sebutan karate, dan di china menyebutnya kungfu. Mempelajari ilmu ketangkasan ini tidak cukup waktu sebentar, karena mempelajarinya diperlukan waktu berbulan hingga bertahun tahun agar dapat menguasainya dengan benar/tingkat mahir.</p>
<p>Tetapi ada suatu metode singkat dan instan bagaimana agar dapat menguasai silat tetapi tidak butuh waktu hingga berhari hari. sehingga meski kita tidak ada watu luang atau tidak tertarik dengan pencak silat namun kita dengan mudah menguasainya/memahirannya. lebih uniknya lagi, metode ini dapat menyerap semua teknik persilatan, teknik kungfu, teknik karate dan sebagainya.</p>
<p>Begitu dahsyatnya ilmu ini, walau untuk mendapatkan keahlian melompat bak kijang, terbang bak kelelawar, merayap bak cecak, menerkam bak harimau, melilit bak ular, mencakar bak elang, memanjat bak monyet, indah bak walangkadung, lembut bak tai chi, keras bak karate, kuncian bak judo dan sebagainya, namun semua itu dengan mudah dapat di miliki dengan sarana ilmu pencak silat bathin.</p>
<p>Adapun ilmu pencak silat batin sebagai berikut:</p>
<p>Bagi yang beragama islam di terlebih dahulu :</p>
<p><em><span style="color: #ff0000;"><strong>Berwudhu / mengambil air sembahyang.</strong></span></em></p>
<p>Setelah berwudhu maka ambil tempat yang tidak berbahaya. diruangan terbuka atau diruangan tertutup, lalu memasang kuda-kuda berdiri dengan kaki terbuka lalu sikap seperti menyembah dengan menyatukan kedua tapak tangan sambil mata terpejam, lalu membaca:</p>
<p><span style="color: #008000;"><strong>1. Basmalah 1x<br />
2. Dua kalimah sahadat 1x<br />
3. La haula wala quwwata illa billahhil ‘aliyil ‘azim 1x<br />
4. subhanallah 7x<br />
5. Berfatihah kepada syeh abdul qodir zailani. 1x</strong></span></p>
<p>lanjutkan membaca:</p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;">“Isim Abdik<br />
Nyeluken pencak ibingan jurus…….(<em>sebutkan gerak / permainan silat yang diinginkan seperti monyet, macan, ungfu, karate, judo dan sebaginya tetapi satu permainan saja untuk perdana</em>)<br />
isim abdik<br />
Nyeluken sahadat<br />
Nyeluken safa’at<br />
Gusti allah nu maha suci”</span></strong></p>
<p>lalu tarik nafas dalam</p>
<p>maka seketika tubuh akan bergetar lalu bergerak kesana kemari dengan sendirinya membentuk gerakan sesuai keinginan. Untuk pemula jangan memakai patner/lawan, karena semua gerakan belum terkontrol.</p>
<p>Anehnya, meski mata terpejam tetapi insting atau mata bathin terbuka lebar dan mengetahui sekelilingnya. walau  serangan dari belakangpun akan dapat diketahui dan dielakkan bahkan dapat melumpuhkan serangan. Pada saat melakukan silat bathin ini kita seolah olah mengetahui isi hati orang dan sebagainya. sungguh luar biasa.</p>
<p>Apabila selalu dilatih maka ada pepatah “ala bisa karena biasa”, dengan sendirinya kita dapat mengendalikan dan mengontrolnya, sebab dalam melakukan silat batin diri kita dalam keadaan sadar 100% (seratus persen).</p>
<p>Suatu waktu apabila ada lawan yang akan membahayakan maka seketika kita akan mampu berkelit menyelamatkan diri dan kalau berkeinginan melumpuhkan pun dapat melakukanya dengan mudah. tidak perlu membaca lapal ilmu seperti diawal berlatih.</p>
<p><em><strong><span style="color: #ff0000;">Khusus untuk muslim di anjurkan dalam hati ucapkan zikir asma allah..(allah-allah-allah)</span></strong></em></p>
<p>Ada suatu pengalaman, karena asyiknya bermain pencak silat batin sehingga tidak dapat berhenti/terus bergerak dengan gerakan silat, jangan bigung atau ketakutan. ucapkan dalam hati<strong><span style="color: #ff0000;"> “subhanallah” </span></strong>berulang ulang terus lemaskan seluruh tubuh. begitu juga apabila membantu memberhentikan teman yang sedang lakukan silat batin maka dengan lembut sentuh pundaknya dan ucapkan<strong><span style="color: #ff0000;"> “subhanallah”.</span></strong> memberhentikan harus dengan kelembutan, tidak boleh memakai kekerasan.sangat berbahaya bagi orang lain yang memberhentikan, karena refleknya cukup tinggi. tetapi sebenarnya ilmu ini sangat bersahabat bagi orang yang berhati baik dan memakai kelembutan.</p>
<p>http://kibayu.wordpress.com/2009/06/29/ilmu-pencak-silat-batin/</p></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://silatindonesia.com/2009/12/ilmu-pencak-silat-batin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
